- Polisi mengamankan 11 unit sepeda motor terkait perusakan dan penerobosan portal JLNT Casablanca, Jakarta Selatan.
- Aksi viral ini terjadi karena segerombolan motor membakar tali pengikat portal agar bisa melintas di jalan layang.
- Polda Metro Jaya mendalami kasus ini untuk mengidentifikasi pengendara serta menyelidiki dugaan pelanggaran lalu lintas dan pidana perusakan.
Suara.com - Polisi telah mengamankan 11 unit sepeda motor terkait aksi penerobosan dan perusakan portal Jalan Layang Non-Tol atau JLNT Casablanca, Jakarta Selatan, yang viral di media sosial. Kendaraan-kendaraan itu kini dalam pemeriksaan.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan penindakan dilakukan setelah video konvoi puluhan pemotor di atas JLNT tersebut viral dan meresahkan warga.
“Sebelas motor dari puluhan motor yang ada dalam video sudah berhasil kita amankan. Malam ini sedang dalam pemeriksaan,” ujar Ojo kepada wartawan, Senin (23/2/2026).
Pemeriksaan dilakukan untuk mengidentifikasi pengendara dan mendalami keterlibatan masing-masing dalam aksi tersebut. Polisi juga menelusuri dugaan pelanggaran lalu lintas hingga unsur pidana perusakan fasilitas umum.
Bakar Pengikat Portal
Video terkait aksi ini sebelumnya viral di media sosial. Dalam video terlihat segerombolan pemotor berhenti di depan portal JLNT Casablanca yang ditutup untuk kendaraan roda dua.
Dalam rekaman itu juga nampak seorang pemotor membakar tali pengikat portal hingga palang terbuka. Setelah itu, rombongan motor masuk dan melaju di ruas jalan layang.
Narasi dalam unggahan menyebut aksi dilakukan demi membuat konten. Sejumlah pengendara terlihat tidak mengenakan helm dan ada yang tidak memasang pelat nomor kendaraan.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin saat itu memastikan pihaknya akan mendalami kasus tersebut bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum.
Baca Juga: Viral Pesepeda Nekat Hadang Barisan Pemotor di Jalur Sepeda Sudirman, Sikap Petugas Bikin Salfok!
"Kami juga libatkan Krimum," ujar Komarudin.
Menurut Komarudin, selain membahayakan keselamatan, aksi itu berpotensi pidana.
"Bukan hanya membahayakan, kami juga sedang dalami pidana pengrusakannya," ujarnya.
Kekinian polisi masih memburu pengendara lain yang terlibat dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna