News / Nasional
Selasa, 24 Februari 2026 | 13:44 WIB
Ilustrasi kekerasan kartel di Meksiko [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Juru Bicara Kemlu RI memastikan seluruh WNI di Meksiko aman pasca kekerasan terkait tewasnya bos kartel El Mencho.
  • Kekerasan meluas di Jalisco dan beberapa negara bagian Meksiko setelah operasi penangkapan El Mencho pada Minggu pagi.
  • Situasi keamanan Meksiko mengancam statusnya sebagai salah satu tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 yang akan datang.

Suara.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela memaatikan seluruh WNI di Meksiko dalam keadaan aman.

Hal itu disampaikan Vahd menyusul situasi di Meksiko yang terjadi gelombang kekerasan pasca kabar tewasnya bos kartel narkotika, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho.

Vahd mengatakan seluruh WNI yang berada di Meksiko telah mengikuti arahan pemerintah setempat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

"Berdasarkan catatan KBRI Mexico City, WNI di wilayah Jalisco berjumlah 45 orang yang didominasi oleh rohaniawan, terapis pijat profesional, serta pengusaha dan pegawai perusahaan," kata Vahd dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2/2026).

KBRI Mexico City mengimbau kepada seluruh WNI di wilayah terdampak untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah hingga situasi kondusif.

"Mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Mexico City," kata Vahd.

Diberitakan sebelumnya, gelombang kekerasan yang terjadi di Jalisco dan sejumlah wilayah Meksiko pasca kabar tewasnya bos kartel narkotika, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho menuai sorotan tajam dari sejumlah pihak.

Kondisi dalam negeri Meksiko yang rusuh pasca kematian bos kartel tersebut membuat status mereka sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 terancam.

Meksiko dijadwalkan menjadi salah satu tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada di Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Alumni LPDP Bangga Anak Bukan WNI, Melaney Ricardo Beri Sindiran Keras

Meksiko mendapat jatah 13 pertandingan, termasuk laga pembuka di Stadion Azteca.

Namun, kurang dari empat bulan sebelum turnamen bergulir, situasi keamanan menjadi sorotan tajam.

Beredarnya video blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan kepanikan warga di berbagai kota memicu perdebatan luas, terutama di media sosial.

Beberapa stadion yang akan digunakan antara lain Estadio Azteca, Estadio Akron, dan Estadio BBVA.

Guadalajara dan Monterrey bahkan akan menjadi lokasi laga playoff internasional pada akhir Maret mendatang.

Hingga saat ini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi keamanan di Meksiko.

Load More