News / Nasional
Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:00 WIB
Kaesang disambut para pimpinan di pondok pesantren tersebut. Turut mendampingi Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali, Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni, dan pengurus DPP lain. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, menerima doa menjadi Presiden saat Safari Ramadan di Ponpes Azziyadah, Jakarta Timur (27/2).
  • Pimpinan Ponpes Azziyadah mendoakan Kaesang sukses dan menjadi pemimpin muda serta Presiden Republik Indonesia di masa depan.
  • Kunjungan PSI ini merupakan bagian Safari Ramadan untuk menghormati peran pesantren dalam penguatan nilai moral dan karakter bangsa.

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mendapat doa khusus saat mengunjungi Pondok Pesantren Azziyadah di Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (27/2) sore.

Dalam kunjungan lanjutan rangkaian Safari Ramadan ke sejumlah pesantren di Pulau Jawa itu, pimpinan ponpes mendoakan Kaesang kelak menjadi Presiden Republik Indonesia.

Kedatangan Kaesang disambut langsung pimpinan Pondok Pesantren Azziyadah. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali, Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni, serta jajaran pengurus DPP lainnya.

Dalam sambutannya, Pimpinan Ponpes Azziyadah, KH Muhajir Zayadi, menyampaikan doa dan harapannya kepada Kaesang sebagai sosok pemimpin muda.

“Kaesang sudah muda, dia yakin, dia kuat, maka akan menjadi orang sukses. Dan juga beliau super young, pemimpin muda hari ini, pemimpin yang akan datang. Mudah-mudahan beliau akan menjadi presiden,” ujar KH Muhajir.

Doa tersebut disambut hangat oleh para hadirin yang memadati area pesantren.

Kunjungan ini merupakan bagian dari Safari Ramadan PSI yang menyasar sejumlah pondok pesantren di berbagai daerah, khususnya di Pulau Jawa.

Agenda tersebut disebut sebagai bentuk penghormatan kepada para guru agama, kiai, dan ulama yang selama ini berperan menjaga nilai-nilai moral bangsa.

PSI menilai pesantren memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter generasi muda dan memperkuat fondasi kebangsaan.

Baca Juga: Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menegaskan bahwa politik tidak semata-mata berbicara soal strategi dan kekuasaan.

“PSI memahami kekuatan partai tidak hanya diukur dari elektoral semata, tetapi dari kualitas moral para kadernya. Dengan menjadikan nilai-nilai agama sebagai kompas, PSI berkomitmen membangun politik yang beretika, santun, dan berpihak pada kebaikan bersama,” kata Ahmad Ali.

Load More