- Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, menerima doa menjadi Presiden saat Safari Ramadan di Ponpes Azziyadah, Jakarta Timur (27/2).
- Pimpinan Ponpes Azziyadah mendoakan Kaesang sukses dan menjadi pemimpin muda serta Presiden Republik Indonesia di masa depan.
- Kunjungan PSI ini merupakan bagian Safari Ramadan untuk menghormati peran pesantren dalam penguatan nilai moral dan karakter bangsa.
Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mendapat doa khusus saat mengunjungi Pondok Pesantren Azziyadah di Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (27/2) sore.
Dalam kunjungan lanjutan rangkaian Safari Ramadan ke sejumlah pesantren di Pulau Jawa itu, pimpinan ponpes mendoakan Kaesang kelak menjadi Presiden Republik Indonesia.
Kedatangan Kaesang disambut langsung pimpinan Pondok Pesantren Azziyadah. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali, Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni, serta jajaran pengurus DPP lainnya.
Dalam sambutannya, Pimpinan Ponpes Azziyadah, KH Muhajir Zayadi, menyampaikan doa dan harapannya kepada Kaesang sebagai sosok pemimpin muda.
“Kaesang sudah muda, dia yakin, dia kuat, maka akan menjadi orang sukses. Dan juga beliau super young, pemimpin muda hari ini, pemimpin yang akan datang. Mudah-mudahan beliau akan menjadi presiden,” ujar KH Muhajir.
Doa tersebut disambut hangat oleh para hadirin yang memadati area pesantren.
Kunjungan ini merupakan bagian dari Safari Ramadan PSI yang menyasar sejumlah pondok pesantren di berbagai daerah, khususnya di Pulau Jawa.
Agenda tersebut disebut sebagai bentuk penghormatan kepada para guru agama, kiai, dan ulama yang selama ini berperan menjaga nilai-nilai moral bangsa.
PSI menilai pesantren memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter generasi muda dan memperkuat fondasi kebangsaan.
Baca Juga: Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menegaskan bahwa politik tidak semata-mata berbicara soal strategi dan kekuasaan.
“PSI memahami kekuatan partai tidak hanya diukur dari elektoral semata, tetapi dari kualitas moral para kadernya. Dengan menjadikan nilai-nilai agama sebagai kompas, PSI berkomitmen membangun politik yang beretika, santun, dan berpihak pada kebaikan bersama,” kata Ahmad Ali.
Berita Terkait
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Lupa Caranya Cetak Gol
-
Gugatan Larangan Anak Presiden Maju Pilpres Masuk MK, PDIP: Lemah, Tapi KKN Sekarang Memang Gila
-
Presiden RI Prabowo Subianto Tiba di Yordania, Disambut Jet Tempur F-16 dan Putra Mahkota Kerajaan
-
Fenomena Rakyat Menentang MBG, Justru Disebut Lawan HAM?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!