- Upaya serangan kilat AS dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi untuk melumpuhkan kepemimpinan Iran gagal total.
- Iran membalas dengan Operation True Promise 4, menghancurkan pangkalan militer AS di Teluk dan menewaskan ratusan personel.
- Meskipun kompleks kediaman Khamenei hancur, pejabat Iran memastikan seluruh struktur kepemimpinan pusat tetap utuh dan berfungsi.
Operation True Promise 4: Pangkalan AS Luluh Lantak
Respons Iran terhadap serangan tersebut datang hanya dalam waktu dua jam, jauh lebih cepat dari yang diperkirakan oleh analis Barat.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan dimulainya "Operation True Promise 4", operasi pembalasan yang menargetkan titik-titik paling vital milik militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Gelombang pertama rudal balistik dan drone bunuh diri Iran dilaporkan berhasil menembus sistem pertahanan udara canggih di empat negara sekaligus.
Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di UEA, dan Markas Angkatan Laut Kelima AS di Bahrain menjadi sasaran empuk.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip INA, IRGC menegaskan: "Sebagai response atas agresi kriminal dari musuh terhadap Republik Islam Iran, gelombang pertama dari serangan skala besar rudal dan drone oleh Republik Islam Iran telah diluncurkan ke wilayah pendudukan."
Laporan militer dari lapangan menyebutkan bahwa serangan ke pangkalan-pangkalan ini sangat destruktif.
Sedikitnya 200 tentara AS dikabarkan tewas dalam serangan di Bahrain dan Qatar, menjadikannya salah satu kehilangan nyawa terbesar bagi militer Amerika dalam satu hari operasi di luar negeri sejak beberapa dekade terakhir.
Gertakan Jenderal Jabbari: Senjata Rahasia Segera Muncul
Baca Juga: Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Kegagalan AS-Israel di hari pertama semakin diperparah dengan pernyataan psikologis dari Jenderal senior Iran, Ebrahim Jabbari.
Ia mengirimkan pesan ancaman langsung kepada Donald Trump bahwa apa yang dilihat dunia saat ini hanyalah sebagian kecil dari kapabilitas militer Iran yang sebenarnya.
Jabbari mengklaim bahwa rudal-rudal yang menghancurkan pangkalan AS hari ini hanyalah stok lama dari gudang senjata mereka.
“Trump harus tahu bahwa hari ini kami menembakkan rudal-rudal lama dari gudang senjata, sebentar lagi kami akan memperlihatkan senjata-senjata yang belum pernah Anda lihat sebelumnya,” tegas Jabbari.
Sementara mengikutip dari Al Jazeera, pihak Amerika Serikat maupun Israel memastikan serangan terhadap Iran akan dilanjutkan.
Berita Terkait
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas