- Kecelakaan maut terjadi Rabu (4/3/2026) malam melibatkan bus Transjakarta (DMR 240205) dan sepeda motor di jalur Kampung Melayu.
- Pemotor meninggal setelah terpental menghantam beton saat menyalip kiri bus yang melaju 40 km/jam di jalur Transjakarta.
- Transjakarta menyerahkan rekaman CCTV dan menyerahkan investigasi sepenuhnya kepada Ditlantas Polda Metro Jaya untuk pengusutan.
Suara.com - Peristiwa maut yang melibatkan sepeda motor kembali terjadi di jalur khusus bus Transjakarta arah Kampung Melayu.
Insiden memilukan tersebut berlangsung pada Rabu (4/3/2026) malam sekitar pukul 23.31 WIB.
Kecelakaan ini berawal dari sebuah kendaraan bermotor yang diduga melaju kencang dan mencoba merangsek masuk ke jalur Transjakarta.
Pihak manajemen Transjakarta mengonfirmasi adanya keterlibatan salah satu bus dengan kode armada DMR 240205 dalam kecelakaan lalu lintas ini.
"PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan yang melibatkan bus operator DMR 240205 dan sebuah sepeda motor di arah Kampung Melayu," tutur Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, Kamis (5/3/2026).
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, pemotor tersebut terlihat kehilangan kendali saat berupaya menyalip bus dari sisi kiri.
Nahas, kendaraan roda dua itu justru menghantam beton pembatas jalan atau separator (MCB) hingga pengemudinya terpental.
Akibat benturan pada pembatas jalan, pemotor jatuh tepat di lintasan bus yang tengah melaju dengan kecepatan 40 kilometer per jam.
Kontak fisik antara bus dan pengendara pun tidak terhindarkan sehingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di tempat kejadian.
Baca Juga: Kecelakaan TransJakarta di Gunung Sahari: Pemotor Tewas Usai Nekat Terobos Jalur Busway
Satu orang korban dinyatakan meninggal dunia dan segera dievakuasi petugas menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Petugas juga melarikan satu korban lainnya yang mengalami luka-luka ke Rumah Sakit Hermina Podomoro untuk mendapatkan perawatan darurat.
Manajemen Transjakarta menegaskan komitmennya untuk membantu pihak kepolisian dalam mengusut tuntas penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Transjakarta telah menyerahkan rekaman CCTV dan bersikap kooperatif, serta menyerahkan investigasi sepenuhnya kepada pihak kepolisian," tegas Ayu.
Armada bus yang terlibat dalam insiden ini kini telah ditarik dan diamankan di Kantor Unit Laka Lantas Pancoran.
Penanganan kasus kecelakaan maut ini kini sepenuhnya dilimpahkan kepada jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya.
Masyarakat kembali diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas dengan tidak melintasi jalur yang bukan peruntukannya demi keselamatan.
"Transjakarta mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan tidak memasuki jalur bus demi keselamatan bersama," tutup Ayu.
Berita Terkait
-
Kecelakaan TransJakarta di Gunung Sahari: Pemotor Tewas Usai Nekat Terobos Jalur Busway
-
Fabio Calonego Bersinar di Persija, Mauricio Souza: Gol Itu Hadiah untuk Kerja Kerasnya
-
John Herdman Bisa Ketiban Sial dengan Kondisi Menyedihkan Mauro Zijlstra saat Ini
-
Persija Jakarta Krisis Clean Sheet Karena Hilang Fokus Menit Akhir
-
Rizky Ridho Blak-blakan Soal Lini Belakang Persija yang Mudah Kebobolan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi