- Kecelakaan antara bus TransJakarta dan motor terjadi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat pada Kamis, 5 Maret 2026.
- Pengendara motor, Shandy Pramujaya, meninggal di TKP; penumpangnya mengalami luka serius akibat motor masuk jalur busway.
- Penyebab utama adalah motor menerobos jalur TransJakarta dan menabrak pembatas, lalu bertabrakan dengan bus yang melintas.
Suara.com - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus TransJakarta dan sepeda motor terjadi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada Kamis (5/3/2026). Dalam insiden tersebut, seorang pengendara motor tewas di lokasi kejadian.
Peristiwa kecelakaan itu viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @wargajakarta.id yang memperlihatkan rekaman CCTV detik-detik saat kecelakaan terjadi.
Dalam video tersebut terlihat sepeda motor melaju dari sisi kiri jalan lalu menerobos masuk ke jalur busway dengan menabrak separator pendek serta MCB. Pada saat bersamaan, bus TransJakarta sedang melintas di jalur tersebut sehingga tabrakan tak terhindarkan.
Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan lokasi kecelakaan tepatnya terjadi di Jalan Gunung Sahari, depan Sekolah BPK Penabur, Jakarta Pusat.
"Pengemudi motor atas nama Shandy Pramujaya (23) mengalami luka dan meninggal dunia di TKP. Sementara itu, penumpang atas nama Marchello Gabriel mengalami luka terbuka dibagian kepala dan patah kaki di bagian sebelah kanan," ungkap Ojo.
Ia menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi bus TransJakarta yang dikemudikan Rines Jumati (48) melaju di jalur busway di Jalan Gunung Sahari arah selatan.
Saat bus melintas di depan Sekolah BPK Penabur, tiba-tiba dari arah kiri datang sepeda motor Honda PCX yang dikemudikan Shandy dan masuk ke jalur busway hingga menabrak pembatas jalan.
"Kemudian menabrak pembatas jalan bus TransJakarta lalu terjatuh, kemudian karena jarak kendaraan yang sudah dekat akhirnya Kendaraan bus TransJakarta yang di kemudikan Rines tidak dapat menghindar dan pengemudi kendaraan Honda PCX masuk ke dalam kolong Kendaraan bus Transjakarta. Maka terjadilah kecelakaan lalulintas," jelas Ojo.
Atas kejadian ini, polisi mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menerobos jalur khusus bus TransJakarta. Selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga berisiko tinggi memicu kecelakaan yang dapat membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
Baca Juga: 7 Fakta Mencekam Kecelakaan Karambol Exit Tol Bawen, Truk Rem Blong Sapu 10 Kendaraan
Berita Terkait
-
7 Fakta Mencekam Kecelakaan Karambol Exit Tol Bawen, Truk Rem Blong Sapu 10 Kendaraan
-
Teknologi ADAS Bisa Jadi Solusi Tekan Angka Kecelakaan Akibat Human Error di Jalan Raya
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Istri Meninggal dalam Kecelakaan, Bos Rokok HS Tanggung Biaya Hidup Pengemudi Jupiter MX
-
Bukan Malam, Ini 3 Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi
-
Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim
-
Mapala Kritik Kemenhut: Kami Bawa Data Kerusakan, Malah Disuruh Tanam Pohon
-
Siap-siap! Tarif Transjabodetabek Naik Hingga Rp15 Ribu, Bukan Lagi Rp3.500
-
Jadi Kasus Langka, Peneliti UGM Beberkan Hasil Penelitian Kebakaran Misterius Sleman
-
Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat
-
Bantah Sembunyi, Silmy Karim Ngaku Cuma Jalani Agenda Biasa Saat Jadi Buruan KPK