- Prabowo tegaskan Board of Peace sebagai ikhtiar diplomasi demi kemerdekaan Palestina.
- FPI dan MUI desak Indonesia keluar dari Board of Peace karena tidak efektif.
- Jimly Asshiddiqie usul penangguhan keanggotaan BoP hingga krisis Timur Tengah mereda.
Suara.com - Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025-2030, Nusron Wahid, menyampaikan kembali pernyataan Presiden Prabowo Subianto di hadapan para ulama mengenai keanggotaan Indonesia di Board of Peace (BoP).
Dalam pertemuan yang berlangsung selama tiga jam di Istana Kepresidenan, Kamis (5/3/2026) malam, Presiden Prabowo menegaskan keinginannya untuk memaksimalkan BoP sebagai sarana mewujudkan kemerdekaan Palestina.
"Posisi Presiden adalah bangsa Indonesia menerima BoP sebagai ikhtiar menuju perdamaian. Setidaknya ikhtiar ini dicoba dulu. Jangan sampai usahanya belum dilakukan, sudah diminta untuk keluar," ujar Nusron usai pertemuan tersebut.
Nusron, yang juga menjabat Menteri ATR/BPN, memastikan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik, termasuk aspirasi ulama yang mendesak Indonesia menarik diri dari BoP.
"Pemerintah tidak antikritik. Kami mencermati keadaan, namun ingin membuktikan bahwa diplomasi adalah jalan terbaik dibandingkan peperangan," tambahnya.
Tantangan Alternatif Diplomasi
Dalam diskusi tersebut, Prabowo turut mempertanyakan wadah alternatif jika Indonesia benar-benar keluar dari BoP. Menurut pemerintah, saat ini BoP merupakan satu-satunya forum perundingan aktif yang melibatkan negara-negara kunci untuk isu Gaza dan Palestina.
"Bapak Presiden mempertanyakan, jika kita keluar, forum mana lagi yang tersedia untuk meja perundingan perdamaian? Saat ini, BoP adalah satu-satunya jalan yang ditempuh Indonesia bersama delapan negara lainnya," jelas Nusron.
FPI dan MUI Desak Penarikan Diri
Baca Juga: Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
Di sisi lain, Front Persaudaraan Islam (FPI) secara resmi melayangkan surat kepada Presiden yang isinya mendesak Indonesia segera mundur dari BoP. Sekretaris Majelis Syura DPP FPI, Habib Hanif Alatas, menyatakan ketidakpercayaan pihaknya terhadap Amerika Serikat (AS) sebagai inisiator dan Israel sebagai anggota dewan tersebut.
"Kami titipkan surat melalui menteri beliau. Kami percaya niat baik Presiden, namun kami tidak percaya pada AS dan Israel karena rekam jejak mereka yang buruk," kata Hanif.
Menanggapi desakan ini, Presiden Prabowo memberikan opsi untuk menarik diri jika di kemudian hari BoP terbukti tidak lagi membawa kemaslahatan bagi Palestina atau merugikan kepentingan nasional. Namun, Hanif menilai Indonesia tidak perlu menunggu dan harus segera bertindak tegas.
Nada serupa disampaikan Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis. Ia menyerukan agar Indonesia keluar dari BoP karena dinilai tidak efektif pasca-agresi AS ke Iran.
"Jika tidak efektif, sebaiknya keluar saja. Kita harus maksimalkan peran PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)," tegas Cholil.
Usulan Penangguhan Keanggotaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
-
Garage Day Surabaya 2026, Momen Berbagi dan Peduli kepada Keluarga Prasejahtera di Bulan Ramadan
-
FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah