- Kebakaran terjadi pada Sabtu malam (7/3) di Pasar Darurat Rakyat Blora, menghanguskan sembilan kios dan satu rumah warga.
- Penyebab kebakaran diduga kuat karena korsleting listrik pada salah satu kios, dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.
- Peristiwa ini mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp2,225 miliar, meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Suara.com - Kebakaran melanda Pasar Darurat Rakyat di Jalan Raya Ngawen–Japah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada Sabtu (7/3) malam. Peristiwa tersebut menghanguskan sembilan kios pedagang serta satu rumah warga di sekitar lokasi.
Kapolsek Ngawen AKP Lilik Eko Sukaryono menjelaskan, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada salah satu kios pedagang.
"Kebakaran yang diduga disebabkan karena hubungan arus pendek listrik dari stop kontak di kios darurat milik salah satu pedagang itu diperkirakan terjadi pada Sabtu (7/3) pukul 23.30 WIB," kata Kapolsek Ngawen AKP Lilik Eko Sukaryono di Blora, Minggu.
Api pertama kali diketahui oleh Suwadi, pemilik rumah yang berada tidak jauh dari lokasi pasar darurat tersebut. Ia melihat percikan api yang kemudian merambat cepat ke bagian atap kios yang terbuat dari kayu.
"Saksi melihat percikan api yang kemudian menjalar ke atap kayu bangunan kios pasar," ujarnya.
Suwadi sempat mencoba memadamkan api dengan menyiram air secara manual. Namun kobaran api justru semakin besar dan sulit dikendalikan, sehingga ia berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran Kecamatan Ngawen. Sekitar 10 menit setelah laporan diterima, tim pemadam tiba di lokasi. Saat itu, api sudah membesar dan merambat ke sejumlah kios lain di area pasar.
"Setelah upaya pemadaman selama sekitar satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan," ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar. Polisi memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp2,225 miliar.
Baca Juga: Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
Sedikitnya sembilan pemilik kios dan rumah terdampak dalam peristiwa tersebut. Di antaranya Suwadi yang kehilangan rumah, dagangan capil, serta satu unit sepeda motor Suzuki Shogun R tahun 2002 dengan kerugian sekitar Rp605 juta.
Kerugian terbesar dialami Suparman yang kehilangan kios dan dagangan sembako senilai Rp1 miliar. Selain itu, Bagus Rahman Aprianto mengalami kerugian sekitar Rp100 juta akibat kios jajanan miliknya terbakar.
Sementara itu, Sutikno kehilangan rumah dan dagangan frozen senilai Rp30 juta, serta Bayu Ari Wicaksono yang warung makannya terbakar dengan kerugian sekitar Rp15 juta.
Pedagang lainnya yang terdampak yakni Nihayatun Ni’mah dengan kerugian kios dan dagangan sandal serta sepatu sekitar Rp150 juta, Sutimah sekitar Rp75 juta, Rumiyati dengan kios dan dagangan pakaian sekitar Rp150 juta, serta Anik Dwi Jayanti dengan kios sembako sekitar Rp100 juta.
Pasca kejadian, aparat dari Polsek Ngawen bersama anggota Koramil Ngawen, tim pemadam kebakaran Kecamatan Ngawen, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mendata kerugian yang dialami para korban.
Berita Terkait
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Korsleting Listrik Picu Ledakan Kembang Api di Rumah Warga Sleman, 2 Sepeda Motor Hangus
-
Lapak di Cakung Ludes Terbakar Jelang Sahur, 26 Jiwa Lolos dari Maut
-
Battle of Fates Dikecam, Ramal Kasus Kematian Petugas Pemadam Kebakaran
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang
-
Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional 17 Rute Terdampak Banjir
-
Tiga WNI Hilang, Satu Alami Luka Bakar di Selat Hormuz
-
Langit Yerusalem Membara Dihujani Rudal Klaster Iran, Ledakan Keras Guncang Israel
-
Ongkos Mental Debat K-pop: Keretakan Fans Korea dan Asia Tenggara
-
Konflik AS-Iran Memanas: Bagaimana Nasib Iran di Piala Dunia 2026?
-
Iran Sebut Tangkap Tentara AS, Washington Membantah