- Majelis Pakar Iran pada 9 Maret 2026 menunjuk Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru pasca-kematian ayahnya.
- Mojtaba dikenal sebagai figur berpengaruh di balik layar yang memiliki kedekatan kuat dengan aparat keamanan Iran.
- Kenaikan Mojtaba menuai kritik karena menciptakan dinasti politik dan mempertanyakan kesesuaian gelar keagamaan beliau.
Selain itu, kredensial keagamaannya turut dipertanyakan. Mojtaba yang menempuh pendidikan teologi di Qom baru menyandang gelar Hojjatoleslam (ulama tingkat menengah), satu tingkat di bawah gelar Ayatollah yang diwajibkan untuk posisi Pemimpin Tertinggi. Namun, preseden kompromi serupa pernah terjadi pada 1989. Saat Ali Khamenei ditunjuk menggantikan Ruhollah Khomeini, ia juga belum menyandang gelar Ayatollah, dan konstitusi pun diubah untuk mengakomodasinya.
Pada 2024 lalu, Mojtaba sempat membuat heboh dengan menghentikan kelas fiqih yang ia ajar di Qom, yang kini terbukti sebagai langkah persiapannya menuju kursi kepemimpinan tertinggi.
Sanksi AS dan Skandal Kerajaan Bisnis
Di ranah ekonomi, Mojtaba bukanlah sosok sembarangan. Pada 2019, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepadanya atas perannya dalam memajukan ambisi regional yang mendestabilisasi kawasan serta represi domestik.
Dilansir dari Al Jazeera, Khamenei, yang berada di bawah sanksi AS dan Barat, juga telah mengumpulkan kerajaan ekonomi yang melibatkan aset di berbagai negara, menurut laporan media Barat.
Namanya diyakini tidak muncul dalam transaksi yang dituduhkan, tetapi ia dilaporkan telah memindahkan miliaran dolar selama bertahun-tahun melalui jaringan orang dalam dan rekanan yang terkait dengan pemerintahan Iran.
Media Bloomberg mengaitkan Khamenei dengan Ali Ansari, yang menjadi sorotan akhir tahun lalu setelah Bank Ayandeh miliknya dibubarkan secara paksa oleh negara karena bangkrut akibat memberikan pinjaman kepada orang dalam yang tidak disebutkan namanya dan menumpuk utang besar. Pembubaran bank tersebut turut mendorong inflasi Iran yang merajalela, membuat rakyat Iran semakin miskin karena kerugian tersebut sebagian harus dikompensasi melalui dana publik.
Baik Khamenei maupun Ansari belum secara terbuka menanggapi hubungan mereka dan tuduhan tersebut, yang juga mencakup pembelian properti mewah di negara-negara Eropa.
Reporter: Tsabita Aulia
Baca Juga: Sinyal Perang Memuncak, AS Disebut Evakuasi Massal Diplomat dari Tiga Kota Besar Arab Saudi
Berita Terkait
-
Sinyal Perang Memuncak, AS Disebut Evakuasi Massal Diplomat dari Tiga Kota Besar Arab Saudi
-
Gantikan Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei Resmi Pegang Tampuk Kekuasaan Tertinggi Iran
-
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
-
Harga Minyak Mentah Meroket, Tembus Level di Atas US$ 100 per Barel
-
Viral Pemain Timnas Putri Iran Kirim Kode Isyarat Minta Tolong dari Dalam Bus
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
Terkini
-
Cak Imin Bela Langkah Diplomasi Prabowo: Tujuannya Bantu Gaza dan Jaga Ekonomi RI
-
Babak Baru Kasus Toraja, Pandji Pragiwaksono Kembali Diperiksa Bareskrim Hari Ini!
-
Senin Kelabu di Jakbar: 16 RT Masih Terendam Banjir, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional
-
Sinyal Perang Memuncak, AS Disebut Evakuasi Massal Diplomat dari Tiga Kota Besar Arab Saudi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Abbas Araghchi Tegas Menolak: Kami Akan Terus Melawan!
-
Gantikan Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei Resmi Pegang Tampuk Kekuasaan Tertinggi Iran
-
Pasca-Longsor Maut, Pemprov DKI Gerak Cepat Stabilisasi TPST Bantargebang
-
Buka-bukaan di Depan Santri, Bahlil Cerita Masa Lalu: Yang Cepat Akan Kalahkan yang Lambat!
-
Sambangi Korban Rumah Roboh Ciruas, Bupati Ratu Zakiyah Minta Pendataan Ulang RTLH
-
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran