- Video viral di X oleh akun @Tarikh_Eran mengklaim pemain Timnas Putri Iran memberi kode minta tolong dari bus di Australia.
- Kekhawatiran muncul sebab pemain Iran tidak menyanyikan lagu kebangsaan saat Piala Asia Putri 2026 sebagai bentuk protes.
- Pemerintah Australia belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kontak dengan skuat Iran meskipun ada petisi perlindungan.
Suara.com - Beredar video viral unggahan akun X @Tarikh_Eran dengan narasi pemain Timnas Putri Iran memberikan kode isyarat minta tolong dari dalam bus saat meninggalkan stadion.
Akun @Tarikh_Eran yang mendukung serangan AS-Israel ke Iran unggah video saat pemain Timnas Putri Iran meningglkan stadion setelah pertandingan Piala Asia Putri 2026 di Australia.
Akun tersebut mengklaim bahwa pemain putri Iran dari dalam bus memberikan kode minta tolong kepada para pendukung mereka yang berada di luar stadion.
"Iranian women’s football national team just used sign language to communicate “Help”," tulis akun tersebut disertai dengan video buram yang memperlihatkan sebuah bus diduga berisi pemain timnas Putri Iran.
Menurut akun tersebut, pemain timnas Putri Iran berada dalam ancaman setelah tindakan mereka tak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum kick off melawan Korsel.
Masih dari sumber yang sama, sejumlah warga Iran dan Austrlia dikabarkan mencoba menghentikan bus tersebut sambil berteriak, selamatkan gadis kami.
"In my opinion the best course of action would he for Australia to indefinitely stop their departure and use the ongoing war as a safety excuse," cuit akun itu.
Namun apakah video itu sesuai fakta? Hingga saat ini pihak Timnas Putri Iran belum memberikan pernyataan resmi.
Kekhawatiran terhadap keselamatan pemain tim nasional wanita Iran meningkat setelah aksi protes mereka di ajang Piala Asia Putri 2026 di Australia.
Baca Juga: Anggota DPR Kecam Insiden Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz yang Sebabkan 3 WNI Hilang
Para pemain menolak menyanyikan lagu kebangsaan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Iran.
Aksi tersebut memicu spekulasi bahwa para pemain bisa menghadapi hukuman berat ketika kembali ke negaranya.
Di Iran, tuduhan pengkhianatan terhadap negara bahkan dapat berujung hukuman mati.
Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, diminta menjawab pertanyaan yang kini ramai dibicarakan publik, apakah pemerintah Australia sudah melakukan kontak langsung dengan skuat Iran.
“Saya tidak bisa mengomentari itu,” kata Wong saat tampil dalam program televisi ABC Insiders, Minggu (8/3/2026).
Tekanan terhadap para pemain Iran semakin meningkat. Seorang presenter televisi Iran yang dikenal dekat dengan pemerintah bahkan meminta agar para pemain dicap sebagai pengkhianat.
Kekhawatiran publik Australia terus meningkat. Petisi yang meminta pemerintah melindungi para pemain bahkan telah mengumpulkan lebih dari 44.000 tanda tangan dan ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri, Tony Burke.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Anggota DPR Kecam Insiden Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz yang Sebabkan 3 WNI Hilang
-
Nyawa Pemain Timnas Putri Iran Terancam, Pemerintah Australia Diminta Kasih Perlindungan
-
Kapal Tug Boat Meledak di Selat Hormuz, Tiga WNI Dilaporkan Hilang
-
Spesifikasi Khorramshahr-4 (Kheibar 4), Rudal Iran yang Tembus Jantung Israel
-
Meski Tel Aviv Diluluhlantakkan Iran, Israel Tetap Lanjutkan Genosida di Gaza
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Pesawat Tempur Siluman Hingga Pengebom AS Dikirim ke Medan Perang Iran, Ratusan Dokter Stand By
-
Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi
-
Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Pemenuhan Hak Anak sebagai Investasi Bangsa
-
Satu Pakaian, Sejuta Harapan: CSR ibis Styles Bogor Pajajaran Bersama Yayasan Gemilang Indonesia
-
Nanik Tetap Jabat Komisaris Pertamina Usai Mundur dari BGN, Tunjangannya Lebih Besar
-
Selat Hormuz Bakal Jadi 'Neraka Dunia', Ranjau Tanker Siap Meledak Kapan Saja
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
-
Siapa itu Sudaryono Kepala BGN? Ini Profil, Silsilah Keluarga, dan Kekayaannya
-
4 HP Midrange Samsung Terbaru 2026 dari Paling Murah hingga Spek Mirip Flagship
-
BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional