- Polemik hukum antara Nabilah O'Brien dan Zhendy Kusuma berakhir damai setelah mediasi Bareskrim Polri pada 8 Maret 2026.
- Kedua pihak sepakat mencabut laporan masing-masing dan menghapus seluruh unggahan terkait perkara di media sosial.
- Sebelumnya, Nabilah yang menjadi tersangka menuduh adanya permintaan uang Rp1 miliar terkait unggahan CCTV pencurian.
Suara.com - Polemik hukum antara selebgram sekaligus pemilik Restoran Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien, dengan gitaris Zhendy Kusuma dan istrinya akhirnya berujung damai. Kedua pihak sepakat mencabut laporan masing-masing setelah dimediasi oleh Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri.
Mediasi digelar di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada Minggu (8/3/2026). Pertemuan itu mempertemukan empat pihak, yakni Nabilah O’Brien, Zhendy Kusuma, istri Zhendy bernama Evi Santi Rahayu, serta pihak lain berinisial KDH.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan damai antara kedua belah pihak.
"Empat pihak ini turut berhadir, kemudian melakukan perjanjian perdamaian," kata Trunoyudo kepada wartawan.
Dalam kesepakatan itu, kedua pihak sepakat mencabut laporan yang sebelumnya dilayangkan ke kepolisian.
"Dalam perjanjian perdamaian ini sudah kami sampaikan tadi, dan kemudian pada proses ini masing-masing sudah melakukan pencabutan dalam pelaporan di masing-masing para pelapornya ya," ungkapnya.
Tak hanya itu, kedua pihak juga sepakat menghapus seluruh unggahan terkait perkara tersebut di akun media sosial masing-masing.
Meski demikian, Trunoyudo belum memastikan apakah status tersangka yang sebelumnya disematkan kepada kedua pihak otomatis gugur setelah adanya perdamaian.
Ia hanya menegaskan bahwa proses yang dilakukan bertujuan memberikan rasa keadilan bagi semua pihak.
Baca Juga: Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
"Tentunya ada proses yang sudah ditandatangani dalam pelaporan ini. Proyeksi kita adalah memberikan rasa keadilan para pihak, kedua belah pihak semuanya," katanya.
Curhat Nabilah Usai Jadi Tersangka
Sebelum perdamaian tercapai, Nabilah O’Brien sempat mengungkapkan keluh kesahnya setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.
Ia sebelumnya mengunggah rekaman CCTV terkait dugaan pencurian di restoran miliknya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Melalui akun Instagram pribadinya @nabobrien, Nabilah mengaku menyimpan kegelisahan selama lima bulan karena takut bersuara.
“Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim Polri. Saya diam selama lima bulan karena saya takut untuk bersuara dan berbicara,” tulis Nabilah.
Ia juga mengklaim diminta mengakui bahwa unggahan CCTV yang dibagikannya merupakan fitnah. Selain itu, ia mengaku dimintai uang hingga Rp1 miliar.
Berita Terkait
-
Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
-
Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka! Polri Janji Dalami Keluhan Kasus Nabilah OBrien
-
Sosok Gitaris Zendhy Kusuma yang Laporkan Owner Bibi Kelinci ke Polisi
-
Apakah Restoran Bibi Kelinci Halal? Sajikan Menu Peranakan di Kopitiam 24 Jam di Kemang
-
Sosok Nabilah O'Brien, Owner Bibi Kelinci Jadi Tersangka Usai Lapor Pencurian
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
Terkini
-
Waspada! Kasus Campak Naik Akibat Rendahnya Cakupan Vaksinasi RI
-
Pramono Sebut Longsor Bantar Gebang Dipicu Curah Hujan Ekstrem
-
Rekaman Video Buktikan Rudal AS Serang Sekolah di Iran, Ratusan Siswi Tewas
-
Pengamat: Seskab Teddy Jalankan Peran Mediator Kebijakan Presiden di Tengah Kritik
-
Puncak Mudik Diprediksi 1618 Maret, 6.800 Personel Gabungan Dikerahkan di Jakarta
-
Hadiri Sidang Praperadilan, Gus Yaqut: Saya Yakin Kebenaran Akan Menemukan Jalannya
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Jakarta Terancam Penumpukan Sampah Imbas Longsor TPST Bantar Gebang?
-
Pemprov DKI Jamin Santunan Korban Longsor TPST Bantar Gebang
-
Khusus di Bali, Begini Panduan Takbiran Lebaran Jika Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi