- Gejolak Timur Tengah pada 9 Maret 2026 memicu kenaikan harga minyak mentah hingga 25 persen.
- Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi, mengindikasikan garis keras mengendalikan situasi konflik.
- Kenaikan energi berdampak pada komoditas pangan dan logam, sementara harga emas terkoreksi akibat penguatan dolar.
Suara.com - Gejolak di Timur Tengah semakin memanas pada Senin (9/3/2026), memicu lonjakan harga minyak mentah hingga 25%.
Kenaikan ini membawa harga energi ke level tertinggi sejak pertengahan 2022, sementara harga emas justru terkoreksi akibat penguatan dolar AS dan memudarnya harapan pemangkasan suku bunga.
Ketegangan mencapai titik baru setelah Iran resmi menunjuk Mojtaba Khamenei untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi.
Langkah ini dipandang pasar sebagai sinyal kuat bahwa kelompok garis keras tetap memegang kendali penuh di tengah konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan Israel yang telah berlangsung selama sepekan.
"Reaksi keras pasar muncul karena tidak ada jalur keluar (offramp) yang jelas dalam eskalasi konflik ini. Kedua belah pihak tampak tidak ada yang mau mengalah," ujar Tony Sycamore, analis pasar dari IG, seperti dikutip via Reuters.
Rekor Kenaikan Harga Minyak
Minyak jenis Brent mencatatkan potensi kenaikan harian terbesar sepanjang sejarah, baik secara persentase maupun nominal. Penutupan jalur logistik di Selat Hormuz dan keputusan sejumlah produsen besar untuk memangkas pasokan menjadi pemicu utama.
- Brent Crude: Melambung hingga menyentuh $119,50 per barel.
- WTI (AS): Menyentuh angka $119,48 per barel.
Analis dari ING mencatat bahwa produksi minyak mulai terhenti karena kendala penyimpanan di negara-negara produsen seperti Irak, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Dampak Berantai pada Pangan dan Logam
Baca Juga: Akademisi Nilai Pernyataan Trump soal Iran Lebih Bernuansa Tekanan Psikologis
Lonjakan harga energi ini merembet ke sektor agrikultur karena penggunaan minyak nabati yang luas dalam produksi biofuel:
Minyak Sawit (CPO): Harga sawit Malaysia melonjak 9%.
Minyak Kedelai: Mencapai level tertinggi sejak akhir 2022.
Gandum & Jagung: Harga gandum mencapai titik tertinggi sejak Juni 2024, sementara jagung menyentuh rekor tertinggi dalam 10 bulan terakhir.
Di sektor logam, Aluminium melonjak ke harga tertinggi dalam empat tahun terakhir (sekitar $3.544 per ton). Hal ini terjadi setelah produsen besar seperti Qatalum (Qatar) dan Aluminium Bahrain (Alba) menyatakan status force majeure atau keadaan darurat pada pengiriman mereka akibat ketegangan di kawasan Teluk.
Berbeda dengan komoditas lain, harga emas justru merosot lebih dari 2%. Penguatan dolar AS membuat emas yang dihargai dalam greenback menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Selain itu, tingginya biaya energi memicu kekhawatiran inflasi yang lebih lama, sehingga memperkecil peluang bank sentral (The Fed) untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Rekaman Video Buktikan Rudal AS Serang Sekolah di Iran, Ratusan Siswi Tewas
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Jejak Mojtaba Khamenei: Sosok di Balik Layar yang Kini Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
-
Siapa Mojtaba Khamenei? Pemimpin Baru Iran Pengganti Ali Khamenei
-
Bencana Mahal! Meninjau Ulang Dampak Intervensi Militer AS di Dunia
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
6 Warna Bedak Make Over yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
Siapa yang Paling Dirugikan Jika Perang AS - Iran Makin Besar dan Meluas?
-
AHY Bilang Truk Odol Biang Kerok Jalanan Rusak, RI Harus Keluar Duit Rp40 T Setiap Tahun
-
Status 3.600 PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI Masih Menggantung, NRK Belum Juga Terbit
-
Bukan Sekadar Pakai Kacamata, Ini Cara Memperlambat Perkembangan Mata Minus pada Anak
-
Mobil Listrik Termurah Harga Berapa? Ini 5 Rekomendasi yang Bisa Kamu Beli di Indonesia
-
Pria Ditemukan Duduk Membungkuk Meninggal Dalam Kamar Hotel di Pekanbaru
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Siapa Sosok Wamentan Baru Pilihan Prabowo?
-
Hari Anak Nasional: 34 Anak Binaan di Jateng Diberi Pengurangan Masa Pidana
-
AHY Siapkan Insentif Truk ODOL, Dorong Armada Listrik dan Logistik Lebih Aman