- Polda Metro Jaya menjamin stok BBM aman selama mudik Lebaran 2026 berkat persiapan pemerintah dan Pertamina.
- Polda Metro Jaya mengerahkan 6.800 personel gabungan mengamankan mudik melalui Operasi Ketupat Jaya (13–25 Maret 2026).
- Masyarakat diimbau mengamankan rumah dan dapat menitipkan kendaraan gratis di kantor kepolisian terdekat saat ditinggal mudik.
Suara.com - Polda Metro Jaya memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) selama periode mudik dan libur Lebaran 2026 dalam kondisi aman.
Pemerintah bersama Pertamina disebut telah menyiapkan stok BBM yang mencukupi bahkan melebihi kebutuhan masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM di SPBU selama masa mudik Lebaran.
“Jangan khawatir dengan ketersediaan BBM, stok-stok di SPBU tidak ada kelangkaan,” kata Budi kepada wartawan, Senin (9/3/2026).
Selain memastikan pasokan BBM aman, Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan keselamatan selama perjalanan.
Budi juga mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum berangkat.
Masyarakat, lanjut Budi, juga dapat menitipkan kendaraan di kantor kepolisian terdekat dan layanan tersebut tidak dipungut biaya.
“Jadi itu bisa di Polsek, di Polres, maupun di Polda, dan tanpa dipungut biaya,” ujarnya.
Selain itu, Polda Metro Jaya bersama TNI dan pemerintah daerah akan meningkatkan patroli keamanan di kawasan permukiman warga selama periode mudik Lebaran.
Baca Juga: Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Cuma Omon-omon Janji Manis BBM Tak Naik?
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat selama musim mudik dengan mengusung tema Operasi Ketupat tahun ini.
“Sehingga dengan hashtag tadi, tema tadi, ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ ini memberikan suatu nilai, suatu dampak pada seluruh warga masyarakat,” ujarnya.
6.800 Personel Amankan Mudik
Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.800 lebih personel gabungan untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui Operasi Ketupat Jaya yang digelar pada 13–25 Maret 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait akan disebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk di 101 pos pelayanan.
“Pelaksanaan Operasi Ketupat nanti, tidak kurang dari 6.800 personil lebih, gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait akan tergelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Komarudin.
Berita Terkait
-
Daftar Lokasi Penitipan Kendaraan Gratis dari Polda Metro Jaya Saat Lebaran 2026
-
Cari Tiket Kereta buat Mudik? KAI Siapkan Promo Spesial Sore Ini, Catat Waktu dan Mekanismenya
-
Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Cuma Omon-omon Janji Manis BBM Tak Naik?
-
Rumus 3 Detik Saat Mudik Lewat Jalan Tol, Apa Itu?
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga