- Presiden Prabowo Subianto berdialog daring dengan Yemisa Zebua mengenai pembangunan jembatan yang telah terealisasi.
- Yemisa berharap dapat kuliah kedokteran dan meminta sekolahnya mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Prabowo berjanji membantu pendidikan Yemisa serta mencatat nama teman-temannya yang memiliki aspirasi serupa.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto berdialog langsung dengan Yemisa Zebua, siswa asal Nias yang sebelumnya viral di media sosial karena meminta pembangunan jembatan kepada kepala negara. Dialog antara Prabowo dan Yemisa dilakukan secara daring.
Dalam percakapan tersebut, Yemisa menyampaikan sejumlah harapannya, mulai dari cita-citanya menjadi dokter hingga permintaan agar sekolahnya mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Awalnya, Yemisa terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada Prabowo atas pembangunan jembatan yang kini memudahkan dirinya serta para siswa menuju sekolah.
Sebelum jembatan dibangun, para siswa di wilayah tersebut harus menyeberangi sungai dengan kondisi yang cukup berisiko untuk menuju sekolah. Mereka bahkan harus melepas sepatu agar tidak basah saat menyeberangi sungai.
“Terima kasih atas bantuan Bapak Presiden, sekarang kami tidak membuka sepatu lagi kalau berangkat ke sekolah,” ujar Yemisa dalam dialog bersama Prabowo, Senin (9/3/2026).
Melanjutkan dialog, Prabowo kemudian menanyakan tentang pendidikan Yemisa. Ia diketahui berusia 17 tahun dan saat ini duduk di kelas 12.
Saat ditanya mengenai rencana masa depannya, Yemisa mengaku ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan bercita-cita menjadi dokter.
Namun, kondisi ekonomi keluarga menjadi kendala baginya.
“Orang tua saya tidak mampu,” kata Yemisa.
Baca Juga: Prabowo: Indonesia Aman Pangan Meski Dunia Hadapi Krisis
Menanggapi hal tersebut, Prabowo menyatakan akan membuka peluang bagi Yemisa untuk mengikuti tes sebagai bagian dari upaya membantu pendidikannya.
“Kedokteran? Ya sudah nanti kamu dites,” ujar Prabowo.
Tidak hanya menyampaikan keinginannya sendiri, Yemisa juga memperjuangkan teman-temannya yang ingin melanjutkan pendidikan. Ia menyebut ada tiga temannya yang memiliki harapan yang sama.
Prabowo kemudian meminta jajaran TNI setempat untuk mencatat nama-nama para siswa tersebut.
“Danrem coba dicatat namanya, karena dia punya keberanian dan leadership langsung lapor ke saya,” kata Prabowo.
Dalam dialog tersebut, Yemisa juga menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum menjangkau sekolahnya, sementara banyak siswa berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Berita Terkait
-
Prabowo: Indonesia Aman Pangan Meski Dunia Hadapi Krisis
-
Dalam Waktu Dekat Prabowo akan Sampaikan Taklimat untuk Bangsa, Soal Apa?
-
Dunia Bergejolak Akibat Perang di Timur Tengah, Prabowo: Kita Harus Siap Hadapi Kesulitan
-
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Baru di Seluruh Indonesia
-
Dunia Penuh Bahaya, Prabowo: Pertikaian Kekuatan Besar Bisa Seret Bangsa Lain
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Babak Baru Tragedi Benhil: Polisi Bidik Agen dan Majikan Buntut PRT Tewas Terjun dari Lantai 4!
-
Gatot Nurmantyo dan Eks Panglima TNI Bahas Izin Lintas Udara, Menhan Sjafrie: Kepentingan Nasional
-
Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS
-
Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil
-
AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer
-
Kasus Firli Bahuri Jalan di Tempat: Kejati Kembalikan SPDP Gara-gara Polisi Lewati Batas Waktu!
-
Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang
-
PN Jakpus Bereaksi Usai Hakim Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T Dilaporkan Tim Nadiem Makarim
-
Mencekam! Saksi Ungkap Detik-detik 2 PRT Terkapar di Benhil: Bawa Tas Pakaian dan Sabun Mandi
-
Media Arab Bongkar Tentara Israel Menjarah Rumah-rumah di Lebanon dalam Skala Besar