-
Menteri Kimi Onoda meminta maaf kepada rakyat karena terlambat rapat kabinet lima menit.
-
Penyebab keterlambatan adalah kemacetan total akibat kecelakaan lalu lintas yang tak terduga.
-
Aksi Onoda berlari menuju ruang rapat viral dan memicu diskusi tentang kedisiplinan Jepang.
Namun, pemandangan mencolok terlihat ketika kamera menyorot barisan kursi yang telah disediakan bagi para pejabat.
Satu kursi yang seharusnya ditempati oleh Menteri Keamanan Ekonomi masih tampak kosong melongpong saat itu.
Kekosongan ini menjadi bukti nyata keterlambatan Onoda di tengah kedisiplinan tinggi para kolega menteri lainnya.
Setelah pertemuan kenegaraan tersebut berakhir, Onoda tidak menghindar dan langsung memberikan penjelasan resmi kepada media.
Ia merasa perlu meluruskan situasi yang menyebabkannya gagal hadir tepat waktu dalam agenda penting pemerintahan tersebut.
Onoda mengungkapkan bahwa ada faktor eksternal yang menghambat perjalanannya menuju kantor perdana menteri pagi itu.
Ia terjebak dalam situasi jalan raya yang tidak kondusif akibat adanya insiden kecelakaan yang sangat mendadak.
Kepada para jurnalis, sang menteri menjelaskan situasi pelik yang dialaminya saat berada di dalam kendaraan taksi.
Politisi ini menyatakan dirinya "terjebak dalam kemacetan lalu lintas karena ada kecelakaan mendadak sehingga (kendaraan) tidak bisa bergerak," ujarnya.
Baca Juga: Istana Geser ke Hambalang? Prabowo Panggil Para Jenderal dan Menteri Rapat Maraton di Rumah Pribadi
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keterlambatannya murni disebabkan oleh faktor di luar kendali pribadinya sebagai pejabat publik.
Insiden ini menjadi refleksi mendalam mengenai betapa sakralnya nilai ketepatan waktu dalam budaya masyarakat di Jepang.
Bagi mereka, keterlambatan sekecil apa pun sering kali dipandang sebagai bentuk perilaku yang kurang sopan.
Kepatuhan terhadap jadwal bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk integritas diri yang dijunjung tinggi oleh setiap individu.
Meskipun Onoda terlambat, banyak warga yang justru memberikan pembelaan dan apresiasi atas etos kerjanya selama ini.
Dukungan mengalir di media sosial X yang menyebutkan bahwa Onoda biasanya selalu hadir jauh sebelum acara dimulai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April