- Menteri Lingkungan Hidup meminta penghentian pembuangan sampah terbuka di TPST Bantar Gebang pasca longsor signifikan.
- Longsor sampah di Bantar Gebang terjadi Minggu siang (8/3/2026) setelah hujan deras, menyebabkan tujuh korban jiwa.
- Diperlukan perubahan pola pengelolaan sampah Jakarta fokus pada pengurangan sumber dan optimalisasi fasilitas pengolahan yang ada.
Pemerintah daerah juga diminta mengoptimalkan fasilitas pengolahan sampah yang sudah ada, seperti fasilitas pengolahan RDF di Rorotan dan Bantar Gebang serta pembangkit listrik tenaga sampah.
Hanif menegaskan tragedi di Bantar Gebang harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.
“Ini harus menjadi titik balik pengelolaan sampah kita,” ujarnya.
Sementara itu, operasi pencarian korban longsor sampah di TPST Bantar Gebang telah resmi dihentikan setelah seluruh korban berhasil ditemukan.
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan operasi SAR ditutup pada Senin dini hari setelah tidak ada lagi laporan korban hilang.
“Pukul 00.00 WIB, dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” kata Desiana, kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).
Longsor sampah ini diketahui terjadi di zona 4 TPST Bantar Gebang pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 15.29 WIB dan menimbun sejumlah area di sekitar lokasi. Dari total 13 korban dalam insiden tersebut, enam orang dilaporkan selamat sementara tujuh lainnya meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Bantargebang Belum Pulih, Ini Kapasitas Baru RDF Rorotan yang Siap Olah Ribuan Ton Sampah Tiap Hari
-
Pemprov DKI Targetkan Pemulihan TPST Bantargebang dalam Sepekan
-
Bisa Kurangi 90 Persen Sampah ke Bantargebang, Anggota DPRD Tawarkan Skema Pengangkutan Terjadwal
-
Kena Sentil Menteri LH, Pramono Anung Setop Praktik Open Dumping di Zona Longsor Bantargebang
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap
-
Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?
-
Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta
-
Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG
-
Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri
-
Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif