News / Internasional
Kamis, 12 Maret 2026 | 09:24 WIB
Drone Iran menghantam gedung dekat Dubai Creek Harbour saat militer Israel meluncurkan gelombang serangan besar. (Financial Express)
Baca 10 detik
  • Drone presisi Iran menghantam gedung di Dubai Creek Harbour saat eskalasi regional meningkat tajam.

  • Israel memulai gelombang serangan udara besar-besaran ke Teheran sebagai balasan atas rudal Iran.

  • Garda Revolusi Iran dan Hizbullah menyerang 50 target termasuk pangkalan militer di wilayah Israel.

Suara.com - Situasi keamanan di kawasan Uni Emirat Arab mendadak tegang setelah sebuah pesawat tanpa awak Drone asal Iran dilaporkan menabrak struktur bangunan di area Dubai Creek Harbour.

Kabar mengenai insiden keamanan di pusat ekonomi dunia tersebut dikonfirmasi melalui laporan media pemerintah setempat pada hari Kamis ini.

Televisi nasional IRIB memberikan pernyataan resmi bahwa sebuah unit pesawat nirawak milik Teheran telah mengenai sasaran berupa gedung tinggi di lokasi tersebut.

Laporan ini segera menjadi perhatian dunia mengingat Dubai Creek Harbour merupakan kawasan ikonik yang menjadi rumah bagi calon menara tertinggi di bumi.

Pihak keamanan di Dubai kini tengah bergerak cepat untuk melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan dampak dari tabrakan udara tersebut.

Stasiun televisi pemerintah IRIB memberikan rincian singkat mengenai jenis alutsista yang terlibat dalam peristiwa yang terjadi di wilayah Dubai itu.

"Drone berpemandu presisi telah menabrak sebuah menara di Dubai," kata IRIB dalam laporannya yang dikutip dari Financial Express.

Melalui saluran komunikasi digital X, Kantor Media Dubai juga telah merilis pernyataan mengenai tindakan yang sedang diambil oleh tim di lapangan.

Pihak otoritas menyatakan bahwa mereka sedang menangani situasi yang muncul akibat jatuhnya perangkat terbang di pemukiman eksklusif tersebut.

Baca Juga: Laporan Intelijen Bongkar Kondisi Parah Mojtaba Khamenei Habis Dibom Israel

"Insiden yang melibatkan drone yang jatuh di sebuah bangunan di sekitar Dubai Creek Harbour," katanya dalam keterangan tertulis yang singkat.

Di belahan wilayah lain, ketegangan militer mencapai puncaknya setelah Israel secara terbuka mengumumkan operasi udara besar-besaran ke jantung pertahanan Iran.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan telah memulai manuver penghancuran terhadap sejumlah target penting yang berada di kota Teheran.

Langkah militer yang sangat agresif ini diambil sebagai bentuk respon langsung atas hujan rudal yang sebelumnya dikirimkan oleh pihak Teheran.

Israel mengklaim bahwa mereka tidak akan tinggal diam dan segera membeberkan detail operasional dari serangan udara yang sedang berlangsung tersebut.

"IDF telah memulai gelombang serangan skala besar di Teheran. Detail selanjutnya akan menyusul," kata militer Israel di saluran Telegram resminya.

Load More