Suara.com - Kepolisian Queensland mengonfirmasi dua korban jiwa dalam musibah banjir terbaru. Kedua korban ditemukan di dalam mobil yang terendam air di tengah cuaca buruk Australia.
Banjir Australia telan korban jiwa
Polisi Australia mengatakan dua orang ditemukan tewas di dalam sebuah kendaraan yang diduga terjebak banjir di Queensland.
Dua turis internasional, seorang pria berusia 26 tahun dan seorang perempuan berusia 23 tahun, dilaporkan hilang.
Mereka ditemukan meninggal setelah gagal mencapai wilayah North Burnett, Queensland, usai berangkat dari Brisbane kemarin (11/03).
Tim forensik akan menyelidiki tempat kejadian hari ini (12/03), tetapi polisi meyakini dua orang yang ditemukan di dalam mobil di Kilkivan, Sunshine Coast tersebut adalah jenazah turis yang hilang tersebut.
Kamboja akan tutup pusat-pusat penipuan
Kepala upaya pemberantasan kejahatan siber Kamboja berharap dapat menutup semua pusat penipuan daring yang terkenal.
Menteri Senior Chhay Sinarith, yang bertanggung jawab atas Komisi Pemberantasan Penipuan Daring, mengatakan pemerintah menargetkan 250 lokasi yang diyakini melakukan aktivitas kriminal tersebut sejak Juli dan telah menutup sekitar 80 persen darinya.
Ia mengatakan polisi akan melakukan penindakan setelah April agar pusat-pusat penipuan tersebut tidak muncul kembali.
Sebelumnya, Kamboja telah menindak pusat-pusat penipuan daring, tetapi dampaknya tidak signifikan.
Baca Juga: Dicap Pengkhianat, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dapat Visa Australia
"
"Pertanyaan sebenarnya adalah apakah upaya ini menargetkan sistem yang memungkinkan industri ini berjalan, bukan hanya gedung-gedung tempat penipuan terjadi," komentar Jacob Sims, ahli kejahatan transnasional.
"
Ratusan barel minyak akan dilepaskan ke pasar
Puluhan negara telah menyetujui pelepasan cadangan minyak darurat terbesar dalam sejarah, menyusul serangan baru terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.
Badan Energi Internasional (IEA) menyetujui pelepasan 400 juta barel minyak ke pasar untuk mencoba mengendalikan harga minyak mentah, yang telah melonjak karena guncangan pasokan akibat perang AS-Israel di Iran.
IEA mengatakan pelepasan tersebut disetujui oleh 32 negara anggota, langkah keenam dan "terbesar yang pernah dilakukan" sejak didirikan pada tahun 1970-an.
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Putri Iran di Australia Terbelah, Satu Ubah Keputusan dan Pulang ke Iran
-
5 Pemain 'Membelot' ke Australia, Pemerintah Iran: Pulanglah, Jangan Terhasut Propaganda AS
-
Agen Migrasi Australia Beberkan Dugaan Ancaman kepada Pemain Timnas Putri Iran
-
Dari Tenda ke Kelas Darurat, 6 RKD Kini Hadir untuk Pulihkan Pembelajaran di Pidie Jaya Aceh
-
Australia Umumkan bakal Kirim Pesawat Pengintai dan Rudal ke Teluk untuk Hadapi Serangan Iran
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
DPR Sahkan 5 Anggota Dewan Komisioner OJK Periode 2026-2031, Friderica Widyasari Jadi Ketua
-
Blunder Pejabat AS, Iran Tertawakan Klaim Bohong Antek Zionis Berani Masuk Selat Hormuz
-
India Kiamat Makanan Panas karena Perang AS - Iran, Rakyatnya Dilarang Ngopi
-
Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen
-
FBI Ungkap Dugaan Rencana Serangan Drone Iran ke Jantung Amerika Serikat
-
Soroti Rencana Taklimat Prabowo, Pakar UGM Berikan Sejumlah Poin Penting untuk Disampaikan
-
Asia Siaga Kenaikan Harga Minyak, RI Lirik Energi Nabati Sawit-Tebu
-
Update Terkini Perang Iran, Israel Makin Hancur Hingga Ledakan di Mana-mana
-
Jubir Militer Houthi Yaman: Iran Akan Hancurkan AS dan Rezim Zionis Israel!
-
Iran Bombardir Pangkalan Perang AS, 13 Antek Zionis Tewas dan 100 Luka-luka