News / Internasional
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:04 WIB
Kepolisian Queensland mengonfirmasi dua korban jiwa dalam musibah banjir terbaru. Kedua korban ditemukan di dalam mobil yang terendam air di tengah cuaca buruk Australia.

Suara.com - Kepolisian Queensland mengonfirmasi dua korban jiwa dalam musibah banjir terbaru. Kedua korban ditemukan di dalam mobil yang terendam air di tengah cuaca buruk Australia.

Banjir Australia telan korban jiwa

Polisi Australia mengatakan dua orang ditemukan tewas di dalam sebuah kendaraan yang diduga terjebak banjir di Queensland.

Dua turis internasional, seorang pria berusia 26 tahun dan seorang perempuan berusia 23 tahun, dilaporkan hilang.

Mereka ditemukan meninggal setelah gagal mencapai wilayah North Burnett, Queensland, usai berangkat dari Brisbane kemarin (11/03).

Tim forensik akan menyelidiki tempat kejadian hari ini (12/03), tetapi polisi meyakini dua orang yang ditemukan di dalam mobil di Kilkivan, Sunshine Coast tersebut adalah jenazah turis yang hilang tersebut.

Kamboja akan tutup pusat-pusat penipuan

Kepala upaya pemberantasan kejahatan siber Kamboja berharap dapat menutup semua pusat penipuan daring yang terkenal.

Menteri Senior Chhay Sinarith, yang bertanggung jawab atas Komisi Pemberantasan Penipuan Daring, mengatakan pemerintah menargetkan 250 lokasi yang diyakini melakukan aktivitas kriminal tersebut sejak Juli dan telah menutup sekitar 80 persen darinya.

Ia mengatakan polisi akan melakukan penindakan setelah April agar pusat-pusat penipuan tersebut tidak muncul kembali.

Sebelumnya, Kamboja telah menindak pusat-pusat penipuan daring, tetapi dampaknya tidak signifikan.

Baca Juga: Dicap Pengkhianat, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dapat Visa Australia

"

"Pertanyaan sebenarnya adalah apakah upaya ini menargetkan sistem yang memungkinkan industri ini berjalan, bukan hanya gedung-gedung tempat penipuan terjadi," komentar Jacob Sims, ahli kejahatan transnasional.

"

Ratusan barel minyak akan dilepaskan ke pasar

Puluhan negara telah menyetujui pelepasan cadangan minyak darurat terbesar dalam sejarah, menyusul serangan baru terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.

Badan Energi Internasional (IEA) menyetujui pelepasan 400 juta barel minyak ke pasar untuk mencoba mengendalikan harga minyak mentah, yang telah melonjak karena guncangan pasokan akibat perang AS-Israel di Iran.

IEA mengatakan pelepasan tersebut disetujui oleh 32 negara anggota, langkah keenam dan "terbesar yang pernah dilakukan" sejak didirikan pada tahun 1970-an.

Load More