News / Nasional
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:18 WIB
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta telah mematangkan persiapan infrastruktur guna menyambut gelombang pemudik pada Lebaran 2026. (Suara.com/Adiiyoga)
Baca 10 detik
  • BBPJN Jateng-DIY memastikan 1888,69 kilometer jalan nasional siap untuk arus mudik Lebaran 2026 dengan kemantapan 94,20 persen.
  • Otoritas jalan mengidentifikasi total 46 titik rawan kemacetan/kecelakaan dan 23 titik rawan bencana alam di wilayah tersebut.
  • Seluruh proyek fisik dihentikan sementara, namun penanganan lubang jalan tetap dilakukan; 23 posko pantau telah didirikan.

BBPJN menempatkan unit-unit tanggap darurat tersebut di wilayah Pekalongan, Karangjati hingga Yogyakarta untuk percepatan mitigasi jika terjadi kendala.

Layanan informasi dan pengawasan lapangan pun semakin diperketat dengan pendirian puluhan posko pantau di seluruh penjuru wilayah.

"Dalam rangka dukungan terhadap arus mudik Lebaran, kami juga mendirikan 18 posko yang tersebar di semua ruas jalur jalan nasional. Di lokasi ini, Jawa Tengah, tadi terdiri dari 18 posko. Kemudian di Daerah Istimewa Yogyakarta, kami juga mendirikan 5 posko di sesuai dengan manajemen masing-masing ruas jalan nasional tersebut," pungkas Fajar.

Langkah terpadu ini diharapkan mampu mengejawantahkan rasa aman bagi jutaan masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman, khususnya yang menjadikan Jawa Tengah dan Yogyakarta sebagai destinasi akhir.

Load More