News / Internasional
Kamis, 12 Maret 2026 | 14:01 WIB
Mantan analis intelijen Angkatan Darat AS, Brett Velicovich, menyebut Amerika saat ini berada dalam kondisi sangat rentan terhadap ancaman serangan drone jarak jauh dari Iran [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pakar drone militer AS, Brett Velicovich, memperingatkan Iran mampu melancarkan serangan mematikan ke California kapan saja.
  • Velicovich menekankan AS sangat rentan karena Iran menguasai teknologi drone jarak jauh seperti Shahed-136.
  • Target potensial ancaman drone mencakup pusat populasi dan infrastruktur, bukan hanya instalasi militer Amerika.

Suara.com - Seorang pakar drone militer Amerika Serikat memperingatkan bahwa Iran bisa melancarkan serangan mematikan ke California kapan saja.

Mantan analis intelijen Angkatan Darat AS, Brett Velicovich, menyebut Amerika saat ini berada dalam kondisi sangat rentan terhadap ancaman serangan drone jarak jauh.

Velicovich mengatakan Iran memiliki teknologi dan kemampuan untuk meluncurkan serangan dari jarak ribuan kilometer.

Velicovich menilai peringatan yang sebelumnya dikeluarkan oleh FBI menunjukkan bahwa ancaman tersebut nyata.

“Kami sangat rentan terhadap serangan drone. Kami belum siap menghadapi ini,” kata Velicovich dilansir dari NY Post.

Rudal Iran (Tasnimnews)

Ia menambahkan bahwa musuh Amerika kemungkinan besar sedang mencoba mencari cara menyerang wilayah AS menggunakan pesawat tanpa awak.

Menurutnya, Iran memiliki ribuan drone serang yang bisa dikendalikan dari jarak jauh.

Salah satu yang dikhawatirkan adalah drone kamikaze seperti Shahed-136 loitering munition atau HESA Shahed 136 yang mampu terbang ratusan kilometer sebelum menghantam target.

Velicovich menjelaskan serangan bisa dilakukan dari kapal di lepas pantai atau bahkan dari kapal tanpa awak.

“Anda tidak perlu manusia di dekatnya. Drone bisa diluncurkan dari kapal ribuan kilometer jauhnya,” ujarnya.

Ia juga memperingatkan bahwa target potensial bukan hanya fasilitas militer.

“Pusat populasi, infrastruktur, pelabuhan, bahkan acara olahraga bisa menjadi sasaran untuk menimbulkan ketakutan besar,” kata Velicovich.

Pihak kepolisian di Los Angeles memastikan terus memantau situasi bersama pemerintah federal.

Dalam pernyataan resmi, mereka menegaskan belum ada ancaman spesifik, tetapi koordinasi keamanan ditingkatkan sejak konflik di Timur Tengah memanas.

Velicovich menegaskan tidak ada satu solusi tunggal untuk menghadapi ancaman drone.

Load More