Suara.com - Kasus bom di kantor Kedubes Amerika Serikat di Oslo menjadi sorotan dunia internasional. Insiden tersebut terjadi pada Minggu (8/3/2026) dan langsung memicu penyelidikan besar oleh aparat keamanan Norwegia.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, ledakan itu tetap dianggap serius karena menyasar fasilitas diplomatik Amerika Serikat.
Otoritas Norwegia bahkan menyelidiki kemungkinan bahwa serangan tersebut berkaitan dengan aksi terorisme di tengah situasi geopolitik global yang memanas.
Beberapa hari setelah kejadian, polisi akhirnya mengumumkan penangkapan 3 orang yang diduga terlibat dalam serangan tersebut. Ketiganya diketahui memiliki hubungan keluarga dan kini menjadi fokus utama investigasi.
Simak fakta penting tentang pemboman Kedutaan Besar Amerika Serikat di Oslo yang menarik perhatian dunia, dikutip dari website Aljazeera berikut ini.
Fakta Kedubes AS Dibom di Oslo
1. Ledakan Terjadi di Pintu Masuk Konsuler Kedubes AS
Ledakan dilaporkan terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.00 waktu setempat di kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Oslo, Norwegia.
Peristiwa tersebut menimbulkan kepulan asap tebal di area pintu masuk layanan konsuler kedutaan.
Meski suara ledakan cukup keras dan sempat membuat warga sekitar panik, otoritas setempat memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
Namun beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan akibat ledakan yang diduga berasal dari alat peledak rakitan.
2. Diduga Menggunakan Bom Rakitan
Penyelidikan awal menyebutkan bahwa ledakan tersebut kemungkinan disebabkan oleh improvised explosive device (IED) atau bom rakitan yang sengaja ditempatkan di dekat area kedutaan.
Perangkat peledak itu diduga diletakkan di sebuah tas atau ransel sebelum akhirnya meledak di dekat pintu masuk gedung.
Walau kerusakan yang ditimbulkan tergolong terbatas, aparat keamanan tetap memperlakukan kasus ini sebagai insiden serius yang berpotensi terkait aksi teror.
3. Tiga Saudara Ditangkap Polisi
Berita Terkait
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Hubungan Putri Kerajaan Norwegia dengan Epstein, Sebut 'Predator Seks' Sosok Menawan
-
Gelontorkan Rp1,07 Triliun, Rekan Haaland Jadi Pembelian Termahal Crystal Palace dalam Sejarah
-
Deretan Fakta Menarik Klub Kota Nelayan Bodo/Glimt, Berpotensi Hadapi Real Madrid di Babak Playoff
-
Film Sentimental Value: Testament Penting Hubungan Manusia yang Mendalam
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian