News / Internasional
Kamis, 12 Maret 2026 | 17:45 WIB
Ilustrasi garis polisi. [Dok. Antara]

Beberapa hari setelah kejadian, polisi Norwegia berhasil menangkap tiga pria bersaudara yang diduga terlibat dalam serangan tersebut.

Ketiganya merupakan warga negara Norwegia yang memiliki latar belakang keluarga dari Irak.

Para tersangka berusia sekitar 20-an tahun dan sebelumnya tidak pernah tercatat dalam kasus kriminal.

Polisi menduga salah satu dari mereka menanam bom, sementara dua lainnya diduga membantu merencanakan aksi tersebut.

4. Diduga Berkaitan dengan Motif Terorisme

Otoritas Norwegia menyatakan bahwa kasus ini sedang diselidiki sebagai dugaan aksi terorisme. Hal ini dinilai wajar mengingat target serangan adalah fasilitas diplomatik Amerika Serikat.

Selain itu, penyidik juga mempertimbangkan berbagai kemungkinan lain, termasuk potensi keterlibatan pihak luar atau kelompok tertentu yang memiliki kepentingan politik.

Hingga kini, motif pasti dari serangan tersebut masih terus diselidiki oleh aparat keamanan.

5. Tidak Ada Korban Jiwa, Tapi Keamanan Ditingkatkan

Baca Juga: Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030

Walau ledakan tidak menimbulkan korban, insiden ini tetap memicu peningkatan kewaspadaan keamanan di sejumlah fasilitas diplomatik.

Pemerintah Norwegia dan pihak Amerika Serikat bekerja sama untuk menyelidiki insiden tersebut secara menyeluruh.

Otoritas juga menegaskan bahwa penangkapan para tersangka merupakan langkah penting dalam mengungkap jaringan atau motif di balik serangan itu.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Load More