-
Bandara Internasional Kuwait mengalami kerusakan material akibat serangan drone tanpa ada korban jiwa.
-
Konflik dipicu oleh serangan Amerika-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran pada Februari.
-
Pasukan Quds Iran bersumpah melanjutkan serangan balasan hingga musuh mereka berhasil dikalahkan.
Akar dari kekacauan ini bermula dari serangan besar-besaran yang diluncurkan pada akhir Februari lalu.
Tepat pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran yang mengubah peta geopolitik.
Operasi militer gabungan tersebut secara mengejutkan menewaskan sosok pemimpin tertinggi di negara Republik Islam itu.
Kematian pemimpin tersebut menjadi pemantik utama meletusnya perang terbuka di seluruh wilayah Timur Tengah.
Teheran segera merespons dengan mengerahkan kekuatan penuh lewat serangan drone dan rudal lintas batas.
Dampak dari balas dendam Iran tidak hanya menyasar musuh utama namun juga negara tetangga.
Iran telah menggempur pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel di kawasan tersebut secara bertubi-tubi.
Banyak pangkalan militer yang hancur akibat serangan balasan yang diklaim sebagai bentuk pertahanan diri Iran.
Negara-negara di sekitar Iran kini terseret dalam pusaran konflik yang melibatkan persenjataan berat dan canggih.
Baca Juga: Iran Bebas Ekspor Minyak ke China saat 6 kapal Tanker Dibom di Selat Hormuz, Kok Trump Diam Saja?
Kuwait menjadi salah satu titik yang terdampak akibat kedekatan geografis dengan zona pertempuran aktif tersebut.
Ketegangan mencapai puncaknya saat sayap militer elit Iran mengeluarkan ancaman yang sangat mengerikan.
Pada hari Rabu (11/3), Pasukan Quds dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menjanjikan pembalasan tanpa henti atas serangan Amerika Serikat dan Israel yang terus berlanjut.
Mereka menegaskan bahwa serangan terhadap kedaulatan Iran tidak akan pernah dibiarkan tanpa balasan setimpal.
Kesiapan militer Iran terus meningkat seiring dengan janji mereka untuk menghancurkan dominasi lawan di kawasan.
Quds bersumpah untuk "membuka pintu api bagi mereka dan tidak akan berhenti sampai musuh dikalahkan."
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
-
Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
Terkini
-
Sah! Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Hanif Faisol 'Turun Tahta' Jabat Wamenko
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Target Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2026 Dinilai Berat, Cak Imin: Waktunya Sangat Sempit!
-
1.200 Personel Amankan Persija vs Persis di GBK Malam Ini: Suporter Dilarang Bawa Flare
-
Polisi Buru Pelaku Pembakaran Sopir Angkot Tanah Abang, Identitas Sudah Dikantongi
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Jumhur Hidayat Dikabarkan Jadi Menteri LH, 'Hadiah' Prabowo Bagi Buruh Jelang May Day?
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Ceritakan Detik-detik Ditelepon Seskab Teddy
-
Dipanggil ke Istana, Dudung Abdurachman Siap Dilantik: Saya Prajurit, Perintah Presiden Harus Siap
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP