- Pasukan Garda Revolusi Iran mengeklaim telah menyerang fasilitas militer strategis Israel di wilayah pendudukan menggunakan armada pesawat tak berawak.
- Serangan drone ini secara spesifik menargetkan Markas keamanan Shin Bet, Pangkalan Udara Palmahim, dan fasilitas pelatihan udara Ovbeda.
- Operasi udara ini mengincar menara observasi, landasan pacu, serta hanggar yang selama ini menjadi rumah bagi sistem pertahanan rudal Israel.
Suara.com - Serangan udara masif yang dilancarkan oleh pasukan Garda Revolusi Iran baru saja menghantam jantung pertahanan musuh di Markas badan intelijen rezim zionis, Shin Bet.
Menyitat Tasnim News, Jumat (13/3/2026), gempuran pesawat tak berawak tersebut juga menargetkan fasilitas militer strategis lainnya seperti Pangkalan Udara Palmahim yang berlokasi tidak jauh dari pesisir Tel Aviv.
Selain itu, armada drone penghancur ini turut memborbardir Pangkalan Udara Ovbeda yang selama ini menjadi pusat pelatihan penting bagi angkatan udara militer Israel.
Korps militer elite Teheran tersebut secara resmi mengumumkan keberhasilan operasi militer mereka di wilayah pendudukan Palestina melalui sebuah pernyataan tertulis terbaru.
Pasukan militer Iran menjelaskan bahwa serangan mematikan ini secara spesifik mengincar menara observasi, landasan pacu, hingga deretan hanggar pesawat militer.
Target utama dari operasi serangan udara berskala besar ini adalah melumpuhkan infrastruktur penting di pangkalan militer Palmahim serta Ovbeda.
Markas besar badan keamanan internal Israel juga tidak luput dari sasaran gempuran proyektil mematikan yang diluncurkan oleh pihak Teheran tersebut.
Fasilitas militer Palmahim sendiri selama ini dikenal luas sebagai situs peluncuran satelit serta lokasi uji coba rudal pertahanan bagi militer Israel.
Pangkalan udara tersebut juga menjadi rumah bagi sistem pertahanan rudal canggih David's Sling serta armada pesawat nirawak pengintai jenis Hermes 900.
Baca Juga: Iran Simpan Bahan Baku Senjata Kiamat di Dalam Tanah, Akhir Dunia Sudah di Depan Mata
Sementara itu, Ovbeda dianggap sebagai salah satu fasilitas paling strategis karena memiliki sejarah panjang sebagai pangkalan pelatihan angkatan udara.
Pangkalan yang menjadi sasaran gempuran ini bahkan pernah digunakan secara khusus untuk menampung armada jet tempur F-22 milik Amerika Serikat di masa lalu.
Di sisi lain, instansi Shabak selama ini memegang peranan sangat krusial sebagai inti operasional dari badan keamanan internal rezim Zionis tersebut.
Lembaga intelijen ini bertanggung jawab penuh untuk mengomandoi berbagai operasi keamanan sekaligus mengoordinasikan perlindungan bagi fasilitas vital serta para pejabat tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya