- Presiden Prabowo Subianto mengadakan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026).
- Prabowo menginstruksikan persiapan matang mudik Lebaran 2026 dengan mengutamakan keselamatan dan pelayanan terbaik.
- Beberapa menteri diminta melapor mengenai ekonomi, BBM, pertanian, perhubungan, dan kondisi keamanan nasional.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta laporan dari sejumlah anggota kabinet saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, sore ini.
Mulanya Prabowo menyinggung mengenai kesiapan mudik Lebaran 2026. Ia meminta semua kementerian, lembaga, dan badan melaksanakan persiapan dan memberikan pelayanan terbaik dalam mengahdapi Lebaran.
"Kiita yakinkan bahwa mudik tahun ini berjalan dengan baik, aman, nyaman dan penuh kegembiraan. Utamakan keselamatan di jalan dan persiapkan segala aspek dengan matang," kata Prabowo, Jumat (13/3/2026).
Berikutnya, Prabowo meminta sejumlah pejabat untuk bersiap memberikan laporan secara terbuka di hadapan Sidang Kabinet Paripurna.
Tiga pejabat pertama yang diminta memberikan laporan, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
"Selanjutnya, saya kira mungkin menteri koordinator ekonomi dapat menjelaskan secara garis besar situasi ekonomi dibantu nanti ketua Dewan Ekonomi Nasional bila perlu ditambah oleh menteri keuangan," kata Prabowo.
Setelahnya, Prabowo meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyiapkan lapoan.
"Kemudian menteri ESDM melaporkan ketersediaan BBM, kesiapan dan langkah-langkah mitigasi menghadapi krisis dunia. Menteri pertanian melaporkan kondisi pertanian, pangan, stok beras. Menteri perhubungan melaporkan kesiapan mudik," ujar Prabowo.
"Kapolri melaporkan kondisi keamanan dan lalu lintas dan menteri-menteri lain stand by apabila perlu memberi keterangan tambahan termasuk dirrektur utama PT Pertamina stand by untuk menambah apabila kita perlu tambahan," kata Prabowo.
Baca Juga: Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
Berita Terkait
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Sore Ini, Prabowo Gelar Sidang Kabinet Bahas Kesiapan Lebaran
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI
-
Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun
-
CPJ Kecam Teror Kepala Ayam Busuk ke Floresa: Kebebasan Pers RI Tak Boleh Dikangkangi!
-
Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?
-
Bukan yang di Foto Viral, Ini Rincian Asli Uang Rupiah-Valas yang Disita KPK di Rumah Silmy Karim
-
Polisi: Bundaran HI Wajib Steril dari Demo Mahasiswa agar Jakarta Tak Lumpuh!
-
Belum Sampai Bundaran HI, Aksi Mahasiswa Sudah Diwarnai Bentrokan dengan Aparat
-
Ingatkan Soal PKI hingga RMS, Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Tak Anti Kritik
-
Indonesia Insurance Summit 2026: Terungkap Tantangan Ganda Asuransi di Indonesia
-
Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!