News / Internasional
Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB
Biro Investigasi Federal (FBI) mengidentifikasi pelaku sebagai Mohamed Jalloh, mantan anggota Garda Nasional yang pernah dihukum karena memberi dukungan kepada kelompok teroris ISIS. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Teror terjadi di Old Dominion University, Virginia, Kamis (12/3), dilakukan oleh Mohamed Jalloh, mantan Garda Nasional.
  • Jalloh, terduga teroris pendukung ISIS, menembak instruktur ROTC dan melukai tiga orang sebelum dilumpuhkan mahasiswa.
  • FBI menginvestigasi insiden penembakan ini sebagai aksi terorisme, menyusul teror serupa di Michigan pada hari yang sama.

Dalam dokumen penuntutan, Departemen Kehakiman AS menyebut Jalloh pernah mengatakan kepada informan federal bahwa ia tahu cara menggunakan senjata api dan memuji pelaku serangan yang menewaskan lima personel militer AS di Chattanooga pada 2015.

Jalloh juga disebut sempat membicarakan kemungkinan melakukan serangan seperti tragedi penembakan di Fort Hood tahun 2009.

Jalloh diketahui pernah menjadi anggota Garda Nasional Virginia sebelum ditangkap.

Hingga kini, Biro Penjara Federal belum menjelaskan alasan pembebasan Jalloh dipercepat.

Kontributor: Azka Putra

Load More