Biro Investigasi Federal (FBI) mengidentifikasi pelaku sebagai Mohamed Jalloh, mantan anggota Garda Nasional yang pernah dihukum karena memberi dukungan kepada kelompok teroris ISIS. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
- Teror terjadi di Old Dominion University, Virginia, Kamis (12/3), dilakukan oleh Mohamed Jalloh, mantan Garda Nasional.
- Jalloh, terduga teroris pendukung ISIS, menembak instruktur ROTC dan melukai tiga orang sebelum dilumpuhkan mahasiswa.
- FBI menginvestigasi insiden penembakan ini sebagai aksi terorisme, menyusul teror serupa di Michigan pada hari yang sama.
Dalam dokumen penuntutan, Departemen Kehakiman AS menyebut Jalloh pernah mengatakan kepada informan federal bahwa ia tahu cara menggunakan senjata api dan memuji pelaku serangan yang menewaskan lima personel militer AS di Chattanooga pada 2015.
Jalloh juga disebut sempat membicarakan kemungkinan melakukan serangan seperti tragedi penembakan di Fort Hood tahun 2009.
Jalloh diketahui pernah menjadi anggota Garda Nasional Virginia sebelum ditangkap.
Hingga kini, Biro Penjara Federal belum menjelaskan alasan pembebasan Jalloh dipercepat.
Kontributor: Azka Putra
Komentar
Berita Terkait
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan
-
Ancaman Trump ke Iran di Piala Dunia 2026 Disorot, Jurnalis Uruguay Ungkit Kasus Indonesia
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu