News / Nasional
Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto, pada Rabu (11/3/2026) mengatakan krisis global adalah peluang untuk memperkuat Indonesia melalui kekayaan alam. [Antara]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto berencana mengkaji kebijakan negara lain seperti Pakistan dalam menghadapi dampak konflik global.
  • Pakistan menerapkan langkah kritis berupa pemotongan hari kerja, WFH 50 persen, dan pemangkasan gaji pejabat negara.
  • Pemerintah Indonesia berupaya menjaga defisit APBN agar tidak melebar dan mengatasi kebocoran anggaran negara.

Karena itu, pemerintah berupaya menjaga agar defisit anggaran tidak semakin melebar.

"Dengan demikian kita berharap kita akan selalu menjaga agar defisit kita tidak bertambah. Bahkan cita-cita kita adalah kalau bisa kita tidak punya defisit," kata Prabowo.

Ia menilai kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang seimbang merupakan kondisi paling ideal.

"Itu paling ideal dan saya kira bisa kita lakukan," ujarnya.

Namun demikian, Prabowo mengingatkan bahwa pemerintah masih menghadapi berbagai persoalan seperti kebocoran anggaran dan inefisiensi.

"Kita harus selalu ingat bahwa kita masih menghadapi masalah kebocoran, tidak efisien, masalah under invoicing, undercounting, manipulasi administratif, dan lain sebagainya. Ini besar, kebocoran ini besar. Maaf saya akan selalu bicara masalah ini, dan kita sudah melakukan langkah-langkah," tandasnya.

Load More