News / Internasional
Minggu, 15 Maret 2026 | 05:13 WIB
Mojtaba Khamenei (Jerusalem Post)
Baca 10 detik
  • Mojtaba Khamenei selamat dari dua upaya pembunuhan di rumah dan rumah sakit.

  • Pemerintah Iran mengonfirmasi sang pemimpin terluka namun kondisinya tetap sehat walafiat.

  • Majelis Ahli resmi menunjuk Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi menggantikan sang ayah.

Spekulasi mengenai kondisi fisik Mojtaba Khamenei mulai bermunculan setelah serangan hari pertama yang sangat hebat.

Pihak televisi pemerintah Iran memberikan konfirmasi bahwa sang pemimpin memang mengalami luka-luka akibat serangan.

Mojtaba dilaporkan "terluka dalam perang Ramadan," tetapi mereka tak merinci luka yang dimaksud secara mendalam.

Laporan mengenai kondisi luka ini juga diperkuat oleh pemberitahuan dari sumber-sumber pejabat di New York Times.

Tiga orang pejabat berwenang di Teheran memberikan testimoni senada mengenai kondisi kesehatan fisik pemimpin baru tersebut.

Situasi ini bahkan memicu reaksi langsung dari pucuk pimpinan tertinggi di negara Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump juga menduga Mojtaba terluka akibat serangan mereka pada 28 Februari.

Keyakinan ini muncul berdasarkan data intelijen yang dikumpulkan setelah operasi militer gabungan itu dilaksanakan.

Namun, klaim tersebut tidak serta merta menandakan bahwa tujuan utama operasi pembunuhan tersebut tercapai.

Baca Juga: Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran

Pihak Iran tetap menegaskan bahwa pemimpin mereka masih mampu menjalankan tugas-tugas penting kenegaraannya.

Klarifikasi lebih lanjut muncul dari Yousef Pezeshkian yang merupakan anak dari Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Sebagai penasihat pemerintah, Yousef memberikan informasi valid terkait kondisi sebenarnya dari sang tokoh kunci tersebut.

Ia berusaha mencari kepastian informasi dari sumber-sumber terpercaya yang memiliki akses langsung ke lingkaran dalam.

Langkah ini dilakukan untuk meredam kekhawatiran publik Iran mengenai stabilitas kepemimpinan nasional di masa krisis.

Setelah melakukan pengecekan mendalam, Yousef membawa kabar yang menenangkan bagi para pendukung pemerintahan Iran saat ini.

Load More