- Kantor PM Israel membantah keras rumor kematian Benjamin Netanyahu akibat serangan balasan Iran pada Sabtu (14/3/2026).
- Rumor kematian muncul setelah serangan gabungan Israel-AS di Teheran menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran.
- Keheningan mendadak putra Netanyahu di media sosial memperkuat spekulasi publik meskipun telah ada bantahan resmi.
Suara.com - Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara resmi membantah spekulasi yang beredar luas di media sosial pada Sabtu (14/3/2026) mengenai dugaan pembunuhan sang pemimpin dalam sebuah serangan balasan dari Iran.
Menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh koresponden Anadolu terkait kebenaran klaim tersebut, pihak kantor perdana menteri memberikan pernyataan singkat untuk meredam kegaduhan publik.
"Kabar tersebut adalah berita palsu (fake news); Perdana Menteri dalam kondisi baik-baik saja," tegas pernyataan resmi dari kantor tersebut, dikutip via Anadolu.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat tajam sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari lalu.
Sebagai informasi, spekulasi kematian Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terus memanas di jagat maya.
Rumor ini mencuat di tengah kecamuk perang antara Israel dan Iran, yang dipicu oleh serangan udara gabungan Israel-Amerika Serikat di Teheran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei beberapa waktu lalu.
Menyusul peristiwa tersebut, berbagai klaim tidak berdasar mulai membanjiri media sosial, mengeklaim bahwa Netanyahu telah terbunuh dalam serangan balasan Iran.
Bahkan, sejumlah foto hasil rekayasa yang menunjukkan sang Perdana Menteri dalam kondisi terluka parah turut tersebar luas untuk memperkuat narasi palsu tersebut.
Kecurigaan publik semakin diperkuat oleh hilangnya aktivitas putra Netanyahu, Yair Netanyahu, di platform X (dahulu Twitter).
Baca Juga: Boom! Rudal Iran Hantam Israel, Sirene Perang Meraung di Tel Aviv!
Yair, yang selama ini dikenal sangat aktif dan cenderung "kecanduan" media sosial dengan rata-rata 35 hingga 40 unggahan per hari, tiba-tiba berhenti mengunggah konten baru.
Beberapa akun di X mulai menghubungkan "keheningan" Yair dengan spekulasi adanya tragedi keluarga yang disembunyikan.
"Rumor tentang nasib 'Bibi' (panggilan akrab Netanyahu) semakin kuat. Sudah lima hari Yair Netanyahu tidak mengunggah apa pun, padahal sebelumnya dia bisa mencuit puluhan kali sehari," tulis salah satu akun pemantau.
Netizen lain mencatat bahwa Yair terakhir kali terlihat mengunggah konten asli pada 8 Maret 2026, dan hanya melakukan repost singkat pada 9 Maret sebelum akhirnya benar-benar vakum.
Berdasarkan pantauan digital, aktivitas terakhir Yair Netanyahu di X tercatat pada 9 Maret 2026 pukul 03.58 dini hari. Saat itu, ia hanya memberikan reaksi berupa emotikon pada sebuah unggahan berbahasa Ibrani.
Unggahan tersebut membahas mengenai perseteruan hukum ayahnya dengan Jaksa Agung serta komunikasi Netanyahu dengan Presiden AS Donald Trump.
Berita Terkait
-
Iran Ungkap Dapat Dukungan Militer Rusia dan China untuk Hadapi Israel-AS
-
Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel
-
Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK