- Presiden Trump menyerukan negara-negara Timur Tengah dan Tiongkok untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan Selat Hormuz.
- Operasi militer gabungan AS-Israel fokus pada keamanan jalur strategis Selat Hormuz yang vital bagi energi global.
- Trump menyatakan negara bergantung energi seperti Tiongkok wajib ikut bertanggung jawab menjaga stabilitas kawasan tersebut.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyerukan keterlibatan negara-negara kawasan Timur Tengah dalam perang melawan Iran.
Pernyataan itu disampaikan saat operasi militer gabungan AS-Israel memasuki pekan ketiga, dengan fokus pada menjaga keamanan jalur strategis Selat Hormuz.
Trump menegaskan bahwa negara-negara di kawasan harus ikut bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas.
Presiden AS itu menilai keterlibatan negara-negara Teluk untuk memastikan jalur pelayaran tetap terbuka bagi distribusi energi dunia.
“Untuk menjaga Selat Hormuz tetap terbuka, negara-negara di kawasan harus ikut dalam operasi ini,” kata Trump dilansir dari Channel 14.
Donald Trump menambahkan bahwa Amerika Serikat tidak bisa sendirian menanggung beban konflik yang berdampak pada kepentingan global.
Trump mengatakan operasi militer berjalan sesuai rencana.
Namun ia menolak menjelaskan apakah Amerika Serikat akan terlibat langsung dalam pertempuran melawan kelompok sekutu Iran seperti Hizbullah di Lebanon atau Houthi di Yaman.
Trump menegaskan bahwa Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi pasokan minyak dunia sehingga harus tetap aman.
Baca Juga: Trump Minta Bantuan Sekutu Amankan Selat Hormuz, Jepang hingga Australia Enggan Kirim Kapal
Ia menyebut negara-negara yang bergantung pada energi dari kawasan tersebut wajib berperan aktif dalam menjaga keamanan.
“Kami akan membantu, tetapi negara-negara yang bergantung pada minyak dari kawasan itu juga harus ikut bertindak,” ujarnya.
Tak hanya negara-negara Teluk, Trump juga meminta China aktif menjaga stabilitas kawasan, terutama terkait keamanan jalur energi dunia.
Menurut Trump, Beijing memiliki kepentingan besar dalam menjaga Selat Hormuz tetap terbuka karena sebagian besar pasokan minyak China berasal dari kawasan tersebut.
“China mendapatkan sekitar 90 persen minyaknya dari wilayah itu, jadi mereka harus membantu memastikan jalur itu tetap terbuka,” ujarnya.
Trump sebelumnya mengisyaratkan kemungkinan menunda pertemuan puncak dengan Presiden China, Xi Jinping, di tengah meningkatnya ketegangan akibat perang dengan Iran.
Berita Terkait
-
Trump Minta Bantuan Sekutu Amankan Selat Hormuz, Jepang hingga Australia Enggan Kirim Kapal
-
Presiden AS Donald Trump: Setelah Iran Selesai, Selanjutnya Kuba
-
Tampan dan Pemberani, Javier Bardem Kritik Pedas Trump-Netanyahu di Panggung Oscar 2026
-
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel
-
Jebakan Iran di Pulau Kharg, Serangan AS Justru Bisa Picu 'Kiamat' Ekonomi Barat
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Bongkar Hoaks Foto AI Pelaku Teror Andrie Yunus, Polisi: Diduga Disusun Jaringan Pelaku yang Panik
-
Trump Gigit Jari: Negara-negara Lain Ogah Bantu Militer AS, NATO Terancam Bubar
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Bagaimana Nasib Haji 2026?
-
Terekam Jelas CCTV! Polisi Beberkan Jejak Pelarian Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus
-
Fakta Baru Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Pelaku 4 Orang, Sudah Diintai dari Depan KFC Cikini
-
H-5 Lebaran, 10 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Jakarta dari Terminal Kampung Rambutan
-
Usai OTT Bupati, KPK Ungkap Catatan Merah Pengadaan Barang dan Jasa di Rejang Lebong
-
Trump Minta Bantuan Sekutu Amankan Selat Hormuz, Jepang hingga Australia Enggan Kirim Kapal
-
Anomali Lelang KPK, Mengapa Dua HP OPPO Harga Rp73 Ribu Bisa Terjual Rp59 Juta?
-
Aktivis Senior Bongkar Sosok Rismon Sianipar: Sejak Awal Curiga Dia Agen yang Disusupkan