News / Metropolitan
Senin, 16 Maret 2026 | 15:55 WIB
Ilustrasi penumpang KRL Jabodetabek. (Suara.com/Lilis Varwati)
Baca 10 detik
  • Kebijakan WFA ASN jelang Lebaran 2026 menyebabkan penurunan penumpang KRL Jabodetabek sekitar 29 persen pada hari pertama.
  • Pada Senin (16/3/2026) pagi, 323.455 orang naik KRL, namun stasiun keberangkatan utama masih menunjukkan kepadatan signifikan.
  • Selama 25 hari pertama Ramadan, total pengguna KRL Jabodetabek mencapai 24.222.911 orang, dengan operasional tetap normal.

KAI Commuter juga mencatat tingginya mobilitas penumpang di sejumlah stasiun yang terintegrasi dengan moda transportasi lain.

Beberapa di antaranya:

  • Stasiun Rangkasbitung (terhubung Commuter Line Merak): 300.874 penumpang turun
  • Stasiun Cikarang (terhubung Commuter Line Walahar tujuan Purwakarta): 489.597 penumpang turun

Sementara itu, stasiun yang terintegrasi dengan LRT Jabodebek juga mencatat angka tinggi selama Ramadan, yakni:

  • Stasiun Sudirman: 934.216 penumpang turun
  • Stasiun Cawang: 616.291 penumpang turun

Operasional KRL Tetap Normal

Memasuki masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Commuter memastikan operasional perjalanan tetap berjalan normal.

Setiap hari, operator mengoperasikan:

  • 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek
  • 70 perjalanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta

Langkah ini dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran tetap terlayani dengan baik.

Load More