- Tensi Iran dan koalisi AS-Israel terus meningkat; Israel melancarkan serangan baru ke Teheran, memicu respons balasan Iran.
- Serangan terbaru Israel merusak fasilitas sipil Palang Merah Iran, meningkatkan total korban jiwa di Iran menjadi 1.444 orang.
- Iran secara tegas menolak permintaan gencatan senjata dan mengklaim kesiapan militer penuh untuk melanjutkan pembelaan diri.
Suara.com - Memasuki hari ke-17 sejak serangan pertama dilancarkan, tensi antara Iran dan koalisi Amerika Serikat-Israel tidak menunjukkan tanda-tanda mereda.
Laporan terbaru menyebutkan Israel kembali melancarkan gelombang serangan baru yang menargetkan ibu kota Iran, Teheran.
Tak lama berselang, kantor berita Mehr melaporkan Iran telah merespons serangan tersebut.
Dampak serangan terbaru ini juga menyasar fasilitas sipil. Palang Merah Iran melaporkan salah satu klinik dan pos bantuan kemanusiaan mereka mengalami kerusakan akibat serangan Israel.
Sementara itu, jumlah korban jiwa di pihak Iran per Minggu (15/3/2026) terus bertambah, mencapai 1.444 orang tewas dan 18.551 lainnya mengalami luka-luka.
Di tengah eskalasi militer, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi dengan tegas menepis klaim yang menyebut Teheran menginginkan adanya pembicaraan gencatan senjata.
Dalam sebuah wawancara dengan CBS News pada hari Minggu (15/3/2026), ia menegaskan posisi negaranya.
“Tidak, kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta negosiasi. Kami siap membela diri selama diperlukan,” katanya dikutip dari Aljazeera.
Sikap keras ini sejalan dengan pernyataan dari militer. Juru bicara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naini, mengklaim bahwa sebagian besar persenjataan yang dimiliki IRGC masih utuh dan siap digunakan.
Baca Juga: Keras! Paus Leo XIV Singgung Serangan AS yang Tewaskan Ratusan Anak Iran: Hentikan Perang
Iran juga dilaporkan melakukan serangan balasan kepada zionis. Media lokal menyebutkan sirene serangan udara sempat aktif di Israel bagian tengah pada Senin (16/3/2025) pagi setelah sebuah rudal ditembakkan dari Iran.
Proyektil tersebut dilaporkan mendarat di area terbuka tanpa menimbulkan korban. Tak lama kemudian, sirene kembali meraung di wilayah Israel bagian selatan.
Berita Terkait
-
Trump Desak Bantuan Pengamanan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Ogah Kirim Kapal Militer
-
Identitas Barista Cantik di Video Netanyahu Terbongkar, Pihak Keluarga Ungkap Fakta Lain
-
Iran Tantang Donald Trump Kirim Kapal ke Teluk Persia Jika Berani: Kami Kendalikan Selat Hormuz
-
Siap Perang Terbuka! Iran Akhirnya Akui China dan Rusia Bantu Lawan AS-Israel
-
Israel Tuding Pelaku Penyerangan Sinagoga Michigan Adik Komandan Hizbullah
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'
-
Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
-
Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot
-
Bos Maktour Lagi-lagi Mangkir Pemeriksaan Korupsi, KPK Beri Respon Tegas
-
Prabowo Dapat Skor 3 dari 10: Utang Rp9.000 T, Tapi Perjalanan Dinas Rp1,1 T
-
Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik
-
DPR Bocorkan 2 Nama Naturalisasi Baru Timnas: Mitchell Baker dan Luke Vickery Segera Jadi WNI!
-
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak
-
CELIOS Soroti Pendamping Presiden dalam Kunjungan Luar Negeri, Dinilai Abaikan Peran Diplomat