- Program Mudik Gratis BUMN 2026 resmi dimulai pada Selasa, 17 Maret 2026 di GBK Senayan, Jakarta.
- Realisasi program ini melampaui target dengan memberangkatkan total 116.688 pemudik menggunakan bus, kereta, dan kapal.
- Adanya layanan bus khusus disabilitas dan bus listrik menunjukkan komitmen terhadap mudik inklusif dan ramah lingkungan.
Suara.com - Program Mudik Gratis BUMN 2026 resmi dilepas melalui prosesi Flag Off pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Pemberangkatan bus dimulai pada pukul 08.00 WIB. Momen ini menandai dimulainya perjalanan ribuan pemudik menuju berbagai daerah tujuan di Indonesia.
Momentum flag off ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria, Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Aster Panglima TNI Mayjen Suhardi, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen. Pol. Agus Suryonugroho, Managing Director Stakeholder Managements BPI Danantara Rohan Hafas, dan Direksi-Direksi BUMN Group.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan mudik gratis merupakan salah satu ikhtiar bersama.
“Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BUMN yang telah melaksanakan mudik gratis, karena ini tentu akan mengurangi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa jika kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah selalu hadir untuk mereka,” ujarnya.
Sebanyak 66 unit bus dengan sekitar 3.300 peserta dari 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaan ikut serta pada prosesi pelepasan tersebut. Bus-bus ini menjadi representasi kolaborasi BUMN dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
Program Mudik Gratis BUMN 2026 mencatatkan realisasi 116.688 pemudik. Angka tersebut melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 104.000 pemudik.
Dengan capaian tersebut, realisasi program meningkat sekitar 10 persen dari target. Para peserta mudik diberangkatkan menuju lebih dari 200 kabupaten/kota tujuan di berbagai wilayah Indonesia.
Mudik Gratis BUMN 2026 menyiapkan 1.541 armada bus yang melayani sekitar 83.432 penumpang, 99 rangkaian kereta api untuk sekitar 28.720 penumpang, dan 46 unit kapal laut yang mengangkut sekitar 4.532 penumpang.
Baca Juga: 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
Program ini juga menghadirkan bus khusus bagi pemudik penyandang disabilitas sebagai wujud komitmen BUMN dalam menyediakan layanan mudik yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Selain itu, bus listrik turut dihadirkan juga untuk mendukung penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan, sekaligus menjadi bagian dari inovasi transportasi berkelanjutan dalam program Mudik Gratis BUMN 2026.
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata komitmen BUMN untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti Idulfitri.
Melalui program ini, negara melalui BUMN turut membantu masyarakat dalam mewujudkan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.
“Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud gotong royong dan kepedulian BUMN kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran,” ujar Dony.
Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah peserta setiap tahun menunjukkan tingginya kepercayaan dan antusiasme masyarakat terhadap program ini.
Berita Terkait
-
15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
-
Rekayasa Mudik Dikritik, Pelabuhan Penunjang Padat Merak Justru Lengang
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Kisah Haru Perantau Asal Madura: Gaji Tak Dibayar, Tetap Berjuang Mudik demi Keluarga
-
Diskon Tiket Mudik 30 Persen Disebut Justru Bebani Operator Kapal Ferry
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga
-
NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat