- Ali Larijani, tokoh berpengaruh Iran, tewas dalam serangan Israel pasca konflik besar pecah di kawasan.
- Ia berperan penting mengendalikan strategi keamanan nasional Iran, serta memiliki latar belakang akademisi dan pejabat keamanan.
- Larijani pernah menjabat Ketua Parlemen dan negosiator utama JCPOA, serta memiliki keluarga elite berpengaruh di Iran.
Suara.com - Kematian Ali Larijani menjadi pukulan telak bagi Iran di tengah perang melawan Amerika Serikat dan Israel yang masih memanas.
Media pemerintah Iran menyebut Larijani tewas dalam serangan Israel hanya beberapa hari setelah konflik besar pecah di kawasan.
Larijani dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh setelah tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada hari pertama perang.
Larijani memegang peran penting dalam mengendalikan strategi keamanan nasional saat Iran menghadapi krisis terbesar sejak Revolusi Islam 1979.
Dalam pernyataan terakhirnya di televisi nasional, Larijani sempat melontarkan ancaman keras kepada Amerika Serikat dan Israel.
“Amerika dan rezim Zionis telah membakar hati bangsa Iran. Kami akan membalas dan membuat mereka menyesal,” katanya.
Profil Ali Larijani
Larijani dikenal sebagai figur unik di lingkar kekuasaan Iran karena memiliki latar belakang akademisi sekaligus pejabat keamanan.
Larijani lahir di Najaf, Irak, dari keluarga ulama berpengaruh dan menempuh pendidikan di Universitas Teknologi Sharif serta Universitas Teheran hingga meraih gelar doktor filsafat.
Baca Juga: Dubes Iran Buka Donasi untuk Korban Perang, Apresiasi Dukungan Indonesia
Selain berkarier di bidang politik dan keamanan, Larijani juga menulis tentang filsuf Jerman Immanuel Kant dan pernah menjadi dosen filsafat di Universitas Teheran.
Larijani menghasilkan banyak karya ilmiah dan dikenal sebagai salah satu intelektual di dalam elite pemerintahan Iran. Ia tercatat telah menghasilkan lebih dari 15 artikel penelitian ilmiah.
Saat mencalonkan diri dalam pemilu presiden 2021, Larijani sempat mengkritik kebijakan ekonomi pemerintah.
“Bidang ekonomi bukanlah barak militer atau pengadilan yang bisa dijalankan dengan komando,” ujarnya, sebelum akhirnya pencalonannya ditolak Dewan Pengawas Pemilu.
Larijani berasal dari keluarga elite yang sangat berpengaruh di Iran, bahkan majalah Time pernah menjuluki keluarganya sebagai “Kennedy-nya Iran”.
Ayahnya adalah ulama terkemuka, sementara saudara-saudaranya menduduki posisi penting di lembaga yudikatif dan Dewan Ahli.
Berita Terkait
-
Dubes Iran Buka Donasi untuk Korban Perang, Apresiasi Dukungan Indonesia
-
Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...
-
Suara Lantunan Al-Qur'an Menggema di Gaza Lawan Dentuman Drone dan Rudal Israel
-
FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko
-
Siapa Joe Kent? Veteran Ranger dan Agen CIA yang Berani Lawan Kebijakan Trump di Perang Iran
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
Terkini
-
Kapolri Lepas 4.009 Peserta Mudik Gratis Polri, Sopir Dipastikan Bebas Narkoba dan Alkohol!
-
H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir
-
Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Kapasitas Parkir Candi Prambanan Ditambah 2 Kali Lipat
-
Dubes Iran Buka Donasi untuk Korban Perang, Apresiasi Dukungan Indonesia
-
Jangan Sampai Ada Korban Lain, Todung Mulya Lubis Desak Pengusutan Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Pastikan Diusut Tuntas hingga Terang
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...
-
Suara Lantunan Al-Qur'an Menggema di Gaza Lawan Dentuman Drone dan Rudal Israel