News / Nasional
Rabu, 18 Maret 2026 | 14:53 WIB
Pengacara Todung Mulya Lubis. (Suara.com/Moh Reynaldi Risahondua)
Baca 10 detik
  • Advokat Todung Mulya Lubis mendesak penangkapan pelaku dan dalang penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
  • Korban, Andrie Yunus, disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) sepulang siaran podcast tentang remiliterisme.
  • Polisi menduga empat terduga pelaku menggunakan dua motor menunggu korban di depan KFC Cikini.

Suara.com - Advokat senior, Todung Mulya Lubis, mendesak agar pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus segera ditangkap. Tak hanya itu, ia juga meminta agar dalang di balik peristiwa ini bisa diungkap ke publik.

Ia menegaskan, keadilan hanya akan terwujud jika aparat mampu membongkar aktor intelektual di balik penyerangan tersebut, tidak hanya pelaku lapangan.

“Kalau polisi hanya menyelidiki dua orang pelaku di lapangan tanpa membongkar jejaring ini, konspirasi ini ya kita tidak akan mendapatkan keadilan,” kata Todung di Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2026).

Todung juga menegaskan bahwa dalang peristiwa ini harus diungkap agar semuanya bisa dipertanggungjawabkan.

“Kalau kita ingin menyelamatkan republik, ingin menyelamatkan demokrasi, ingin menyelamatkan negara hukum, dan ingin menyelamatkan hak asasi manusia. Kita tidak boleh membiarkan teror semacam ini membunuh sikap kritis kita,” katanya.

“Tidak boleh membiarkan teror semacam ini membunuh gerakan masyarakat sipil kita. Jadi Saudara-saudara, kalau ini dilakukan yang namanya culture of fear, budaya ketakutan itu akan semakin meluas di Indonesia ini dan ini yang kita tidak inginkan,” imbuhnya.

Diketahui, Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK).

Akibatnya, Andrie mengalami luka bakar serius, terutama di bagian mata kanan. Ia disiram air keras sepulang dari Kantor YLBHI usai melakukan siaran podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan penyelidikan, penyiraman terhadap Andrie diduga melibatkan empat orang.

Baca Juga: YLBHI Soroti Kejanggalan Kasus Andrie Yunus, Pelaku Diduga Hanya Pelaksana

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, dari rekaman CCTV terlihat keempat terduga pelaku tengah menunggu korban di depan KFC Cikini, Jakarta Pusat.

"Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini," kata Iman dalam konferensi pers, Senin (16/3/2026) lalu.

Load More