- Rusia memperkuat kerja sama militer dengan Iran, memasok teknologi drone canggih dan citra satelit untuk menargetkan posisi AS di Teluk.
- Bantuan Rusia mencakup peningkatan drone Shahed, panduan taktis perang Ukraina, dan data intelijen posisi target darat maupun laut Iran.
- Konflik ini menguntungkan Rusia secara ekonomi melalui kenaikan harga minyak serta memberikan tekanan strategis terhadap Washington.
Suara.com - Rusia disebut memperluas kerja sama militer dan intelijen dengan Iran di tengah perang melawan AS-Israel.
Rusia seperti dilansir dari laporan parsi.euronews disebut menyediakan citra satelit dan teknologi drone canggih untuk menargetkan posisi pasukan Amerika di Teluk.
“Moskow ingin mempertahankan mitra terdekatnya di Timur Tengah dan memperpanjang konflik yang menguntungkan secara militer dan ekonomi bagi Rusia.” ungkap sumber kepada Wall Street Journal.
Bantuan Rusia meliputi peningkatan drone Shahed, termasuk sistem komunikasi, navigasi, dan penargetan.
Selain itu, pengalaman Rusia dalam perang Ukraina digunakan untuk memberi panduan taktis, mulai dari jumlah drone yang digunakan hingga ketinggian serangan terhadap sasaran di Tehran.
Citra satelit yang diberikan Rusia memungkinkan Iran memetakan posisi dan pergerakan target darat maupun laut, baik sebelum maupun setelah serangan.
Jim Lamson, mantan analis CIA dan pakar militer Iran, mengatakan, “Jika data mencakup pesawat, gudang amunisi, dan pergerakan pertahanan udara, ini sangat membantu Iran secara intelijen.”
Menurut analis, serangan drone Iran kini lebih efektif dibandingkan konflik 12 hari sebelumnya, dengan fokus pada sistem radar dan pusat komando, mirip dengan taktik Rusia di Ukraina.
Nikol Grajefski, profesor Sciences Po Paris, menambahkan, “Serangan Iran di Teluk Persia sangat mengingatkan pada operasi Rusia.”
Baca Juga: Siapa Esmaeil Khatib, Ahli Fiqih Islam dan Menteri Intelijen Iran yang Dekat dengan Ali Khamenei
Meskipun Rusia membantah memberikan intelijen langsung, Presiden AS Donald Trump menilai kemungkinan Moskow membantu Iran sebagian.
Selain keuntungan strategis, konflik ini juga berdampak ekonomi bagi Rusia, harga minyak naik akibat penutupan Selat Hormuz, sementara AS mengurangi sanksi minyak, memberi keuntungan pada ekspor Rusia.
Samuel Charap dari RAND Corporation menilai, “Konflik ini memberi Rusia kesempatan merasakan sendiri dukungan intelijen yang diberikan AS kepada Ukraina, sekaligus menekan Washington secara strategis.”
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Siapa Esmaeil Khatib, Ahli Fiqih Islam dan Menteri Intelijen Iran yang Dekat dengan Ali Khamenei
-
Singgung Nuklir, Iran: Selat Hormuz Ditutup Total Bagi AS dan Israel!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan
-
Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026