- Pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei, berbelasungkawa atas tewasnya Ali Larijani dan mengancam pelaku akan dibalas.
- Mojtaba Khamenei menganggap kematian Ali Larijani dan rombongannya merupakan kerugian signifikan bagi negara.
- Menteri Luar Negeri Iran menyatakan struktur politik kuat Iran tidak akan runtuh akibat kehilangan tokoh penting.
Suara.com - Pemimpin baru Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan belasungkawa atas tewasnya Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, dalam sebuah pesan tertulis yang dipublikasikan kantor berita Tasnim News Agency.
Dalam pesan tersebut, ia juga menegaskan bahwa para pelaku akan mendapat balasan.
“Setiap darah memiliki harga yang harus dibayar, dan para pembunuh akan segera menanggung akibatnya,” tulis Mojtaba Khamenei dalam pernyataannya.
Mojtaba menyebut kematian Larijani dan para pendampingnya sebagai kehilangan besar bagi negara.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan struktur politik Republik Islam terlalu kuat untuk runtuh hanya karena kehilangan satu tokoh penting.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Araghchi menyatakan Amerika Serikat dan Israel salah memahami sistem pemerintahan Iran.
“Republik Islam Iran memiliki struktur politik yang kuat dengan institusi yang mapan. Kehadiran atau ketiadaan satu orang tidak akan meruntuhkan sistem,” ujarnya.
Ia mengakui setiap tokoh memiliki peran penting, namun sistem negara tidak bergantung pada individu tertentu.
“Setiap orang berpengaruh, tetapi yang menentukan adalah kekuatan struktur politik kami, dan itu sangat solid,” katanya.
Baca Juga: Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?
Araghchi bahkan menyinggung kematian pemimpin tertinggi sebelumnya, Ali Khamenei, yang menurutnya tidak menghentikan jalannya pemerintahan.
Ia menegaskan Iran mampu segera menunjuk pengganti dan menjaga stabilitas nasional.
“Kami pernah kehilangan pemimpin tertinggi, tetapi sistem tetap berjalan. Jika pejabat lain gugur, akan selalu ada pengganti,” ujarnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok
-
Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang
-
KPK Sita Toko, Salon, Hingga Rumah Milik Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Wamendagri Dorong Penguatan Kerja Sama Daerah untuk Antisipasi Karhutla saat El Nino 20262027
-
Tito Sebut Pemulihan Pascabencana di Sumatera Makin Progresif, Infrastruktur Permanen Dipercepat
-
Fantastis! Libur Sekolah Bikin Negara Hemat Rp3,4 Triliun dari Program Makan Bergizi Gratis
-
Lawan Putusan Pengadilan Militer! 4 Prajurit BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Ajukan Banding
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi
-
Dengar Curhatan Korban, DPR Minta Polisi Pertimbangkan Istri Bos Hanania Travel Jadi Tersangka