- Komunitas Muslim Foggia merayakan Lebaran 2026 pada Jumat, 20 Maret, pukul 08.00 di Slow Park.
- Acara dihadiri tokoh penting sipil dan agama sebagai simbol kuat kolaborasi antar institusi kota.
- Imam Ahmed Vall Ould Dah memimpin salat Id dengan khutbah dua bahasa, dilanjutkan festival multietnis.
Suara.com - Komunitas Muslim di Foggia, Italia mengundang seluruh warga untuk merayakan akhir Ramadan dalam perayaan Lebaran 2026 yang akan digelar esok hari, Jumat 20 Maret 2026.
Acara perayaan Idul Fitri 2026 ini rencananya akan berlangsung di Slow Park mulai pukul 08.00 waktu setempat.
Perayaan ini akan dihadiri tokoh penting lintas institusi, termasuk Uskup Giorgio Ferretti, Wali Kota Maria Aida Episcopo, serta Wakil Wali Kota Lucia Aprile.
Kehadiran mereka dinilai sebagai simbol kuat kolaborasi antara unsur sipil dan keagamaan di kota tersebut.
Panitia menyebut momen ini bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga ruang pertemuan sosial yang memperkuat nilai kebersamaan.
“Ini menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun kota yang menjunjung tinggi rasa saling menghormati dan kerja sama,” demikian pernyataan resmi penyelenggara seperti dilansir dari Foggia Today.
Acara akan dipimpin oleh Imam Ahmed Vall Ould Dah, yang juga menjabat Presiden Komunitas Islam di Roma, Italia.
Imam Ahmed akan memimpin salat Id sekaligus menyampaikan khutbah dalam bahasa Arab dan Italia untuk memastikan seluruh peserta dapat memahami pesan yang disampaikan.
Pemilihan lokasi di Slow Park disebut sebagai hasil koordinasi antara panitia dan otoritas setempat.
Baca Juga: Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
Slow Park sendiri berlokasi tak jauh dari Vatikan, kurang lebih berjarak 387 km.
Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran acara, pengelolaan ruang yang baik, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Setelah salat Id, rangkaian acara dilanjutkan dengan festival multietnis dari pukul 09.00 hingga 11.30.
Beragam kuliner dan tradisi dari berbagai negara akan ditampilkan, mencerminkan keberagaman komunitas Muslim di wilayah tersebut.
Komite Multinasional untuk Masjid Foggia, yang menaungi acara ini, terdiri dari Muslim dari 32 negara yang tersebar di 61 kota di provinsi tersebut.
Organisasi ini juga tengah mendorong pembangunan masjid publik yang sesuai dengan regulasi Italia, dengan menjunjung prinsip transparansi dan kerja sama dengan pemerintah.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Cerita Desainer, Tren Belanja Baju Lebaran 2026 Cenderung Menurun Dibanding Tahun Lalu
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Sidang Isbat Putuskan Lebaran pada Jatuh 21 Maret 2026
-
Sah! 1 Syawal 1447 H Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Lebaran 2026
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas