- Presiden Prabowo mengunjungi huntara korban bencana di Aceh Tamiang pada Idulfitri untuk meninjau fasilitas dan berdialog.
- Peninjauan dilakukan didampingi Mendagri dan Gubernur Aceh; pembangunan 240 unit huntara terus digenjot pemerintah.
- Kunjungan diawali Salat Id di Masjid Darussalam sebelum Presiden memastikan ketersediaan hunian layak bagi warga terdampak.
Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto memanfaatkan momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah untuk memastikan langsung kondisi hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu.
Kunjungan tersebut dilakukan usai Presiden melaksanakan rangkaian ibadah Salat Id dan halal bihalal bersama warga di Masjid Darussalam. Dari lokasi ibadah, Kepala Negara langsung bergerak menuju kawasan huntara yang menjadi tempat tinggal sementara masyarakat terdampak.
Dalam peninjauan itu, Presiden didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Ia bahkan masuk ke salah satu unit hunian untuk melihat secara langsung fasilitas yang tersedia, sekaligus menyapa dan berbincang dengan keluarga penghuni.
Kehadiran Presiden disambut antusias warga. Selain berdialog, ia juga memastikan bahwa fasilitas dasar di huntara telah memadai untuk ditempati selama masa pemulihan pascabencana.
Terdapat momen unik saat Presiden hendak meninggalkan lokasi. Ketika akan kembali mengenakan sepatu di luar rumah, Presiden tampak bertumpu pada pundak Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang telah menunggu di luar.
Momen sederhana tersebut mengingatkan pada kejadian serupa saat Presiden menunaikan Salat Id di Masjid Istiqlal pada tahun sebelumnya.
Usai meninjau huntara, Presiden kembali menyapa warga yang telah mengantre untuk berjabat tangan sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan mobil dinas MV3 Garuda Limousine.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menunaikan Shalat Id bersama sekitar 1.300 jamaah di Masjid Darussalam pada pukul 07.30 WIB dengan pengawalan ketat namun tetap inklusif bersama warga.
Di sisi lain, pembangunan huntara di Aceh Tamiang terus digenjot pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Hingga kini, sedikitnya 20 blok huntara yang mencakup sekitar 240 unit telah dibangun di dua lokasi, termasuk Desa Bundar.
Baca Juga: Suasana Hangat Salat Idul Fitri di Jatinegara
Pemerintah juga tengah mempercepat pembangunan tambahan di empat titik baru. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh warga terdampak yang sebelumnya masih berada di tenda pengungsian dapat segera menempati hunian yang lebih layak sebelum masa Lebaran berakhir.
Adapun proses penentuan penghuni huntara dilakukan berdasarkan data pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan prioritas utama pada percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.
Berita Terkait
-
Suasana Hangat Salat Idul Fitri di Jatinegara
-
Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang
-
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam
-
Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal
-
Setelah dari Aceh, Prabowo Buka Gerbang Istana Jakarta untuk Halalbihalal Rakyat di Hari Lebaran
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN