News / Internasional
Senin, 23 Maret 2026 | 10:27 WIB
Pihak Iran membantah peluncuran rudal jarak menengah ke pangkalan Diego Garcia di tengah ketegangan wilayah.
Baca 10 detik
  • Iran membantah keras tuduhan serangan rudal jarak 4.000 kilometer ke pangkalan Diego Garcia.

  • Benjamin Netanyahu bersumpah akan terus membalas serangan yang melukai ratusan warga di Israel.

  • Ledakan rudal di Dimona dan Arad menyebabkan kerusakan infrastruktur serta melukai anak kecil.

Di sisi lain ketegangan di wilayah Timur Tengah semakin memuncak setelah serangan menghantam Israel Selatan.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberikan reaksi cepat setelah wilayahnya menjadi target serangan pada hari Sabtu.

Pemimpin Israel tersebut menggambarkan situasi terkini sebagai masa-masa yang penuh tekanan bagi seluruh rakyatnya.

Netanyahu menegaskan komitmen pemerintahannya untuk membalas tindakan agresif yang dilakukan oleh pihak lawan mereka saat ini.

Keamanan nasional menjadi prioritas utama saat tim penyelamat terus bekerja mengevakuasi para korban di lapangan.

Netanyahu mengungkapkan perasaannya melalui sebuah unggahan resmi di media sosial miliknya untuk menenangkan masyarakat setempat.

"Ini adalah malam yang sangat sulit dalam perjuangan untuk masa depan kita. Baru saja, saya berbicara dengan Wali Kota Arad, Yair Maayan, dan memintanya untuk menyampaikan, atas nama seluruh warga Israel, doa kami bagi kesembuhan para korban luka," kata Netanyahu dalam unggahan akun X @netanyahu, Minggu (22/3).

Ia juga telah memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran kementerian untuk bergerak cepat dalam bantuan.

Pernyataan tegas ini memberikan sinyal bahwa konflik bersenjata di kawasan tersebut masih jauh dari kata usai.

Baca Juga: Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS

Aksi saling serang ini dilaporkan telah mengakibatkan lebih dari seratus orang mengalami luka-luka cukup serius.

Lokasi ledakan terjadi di area yang cukup sensitif yakni di sekitar pusat riset nuklir Dimona.

Kota Arad juga menjadi titik jatuhnya proyektil yang menyebabkan kerusakan bangunan dan kebakaran hebat di pemukiman.

Lembaga medis melaporkan sebanyak 88 warga di Arad terluka dengan sepuluh orang dalam kondisi kritis.

Sementara di Dimona terdapat 39 korban termasuk seorang bocah sepuluh tahun yang terkena serpihan tajam proyektil.

Load More