-
Iran membantah keras tuduhan serangan rudal jarak 4.000 kilometer ke pangkalan Diego Garcia.
-
Benjamin Netanyahu bersumpah akan terus membalas serangan yang melukai ratusan warga di Israel.
-
Ledakan rudal di Dimona dan Arad menyebabkan kerusakan infrastruktur serta melukai anak kecil.
Di sisi lain ketegangan di wilayah Timur Tengah semakin memuncak setelah serangan menghantam Israel Selatan.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberikan reaksi cepat setelah wilayahnya menjadi target serangan pada hari Sabtu.
Pemimpin Israel tersebut menggambarkan situasi terkini sebagai masa-masa yang penuh tekanan bagi seluruh rakyatnya.
Netanyahu menegaskan komitmen pemerintahannya untuk membalas tindakan agresif yang dilakukan oleh pihak lawan mereka saat ini.
Keamanan nasional menjadi prioritas utama saat tim penyelamat terus bekerja mengevakuasi para korban di lapangan.
Netanyahu mengungkapkan perasaannya melalui sebuah unggahan resmi di media sosial miliknya untuk menenangkan masyarakat setempat.
"Ini adalah malam yang sangat sulit dalam perjuangan untuk masa depan kita. Baru saja, saya berbicara dengan Wali Kota Arad, Yair Maayan, dan memintanya untuk menyampaikan, atas nama seluruh warga Israel, doa kami bagi kesembuhan para korban luka," kata Netanyahu dalam unggahan akun X @netanyahu, Minggu (22/3).
Ia juga telah memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran kementerian untuk bergerak cepat dalam bantuan.
Pernyataan tegas ini memberikan sinyal bahwa konflik bersenjata di kawasan tersebut masih jauh dari kata usai.
Baca Juga: Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS
Aksi saling serang ini dilaporkan telah mengakibatkan lebih dari seratus orang mengalami luka-luka cukup serius.
Lokasi ledakan terjadi di area yang cukup sensitif yakni di sekitar pusat riset nuklir Dimona.
Kota Arad juga menjadi titik jatuhnya proyektil yang menyebabkan kerusakan bangunan dan kebakaran hebat di pemukiman.
Lembaga medis melaporkan sebanyak 88 warga di Arad terluka dengan sepuluh orang dalam kondisi kritis.
Sementara di Dimona terdapat 39 korban termasuk seorang bocah sepuluh tahun yang terkena serpihan tajam proyektil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku