-
Iran menyerang Israel dengan drone sebagai balasan atas insiden fasilitas nuklir di Natanz.
-
Pemerintah Israel menutup sekolah dan membatasi kerumunan warga maksimal hingga 50 orang saja.
-
Benjamin Netanyahu bersumpah akan membalas serangan Iran demi masa depan kedaulatan negaranya tersebut.
Serangan yang diluncurkan Teheran pada Sabtu malam menyasar pemukiman padat penduduk seperti kota Arad dan wilayah Dimona.
Aksi militer ini diklaim oleh pihak Iran sebagai bentuk pembalasan terhadap sabotase fasilitas nuklir mereka di Natanz.
Publik internasional mencatat bahwa serangan ini menyebabkan guncangan hebat di wilayah kedaulatan Israel bagian selatan.
Sedikitnya seratus orang dilaporkan mengalami cedera akibat serpihan proyektil dan reruntuhan bangunan yang terkena ledakan drone.
Fokus serangan Iran terlihat jelas mengincar titik-titik yang memiliki nilai strategis tinggi bagi pertahanan Israel.
Kota Dimona selama ini dikenal sebagai lokasi berdirinya Pusat Penelitian Nuklir Shimon Peres Negev yang sangat rahasia.
Meskipun menjadi target serangan, Badan Energi Atom Internasional atau IAEA memberikan keterangan terkait kondisi fasilitas nuklir tersebut.
IAEA menegaskan bahwa sejauh ini tidak ditemukan adanya kebocoran zat radioaktif yang bisa membahayakan penduduk sekitar.
Struktur utama bangunan riset nuklir tersebut dilaporkan tidak mengalami kerusakan signifikan yang mengganggu operasional teknis.
Baca Juga: Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini
Pihak otoritas atom dunia terus memantau perkembangan di lokasi untuk memastikan keamanan lingkungan dari paparan radiasi.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak tinggal diam dan memberikan pernyataan keras terhadap serangan udara Iran tersebut.
Netanyahu mengakui bahwa negaranya baru saja melewati fase yang sangat krusial dalam sejarah pertahanan nasional mereka.
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi kedaulatan negara dari segala bentuk ancaman militer asing.
Pernyataan ini muncul sesaat setelah tim medis mengevakuasi para korban dari reruntuhan bangunan di wilayah selatan.
Netanyahu juga terpantau melakukan koordinasi intensif dengan pimpinan daerah yang terdampak langsung oleh ledakan rudal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi