-
Netanyahu memperingatkan bahwa jangkauan rudal Iran kini menjadi ancaman nyata bagi keamanan Eropa.
-
Pemerintah Israel meluncurkan Operasi Epic Fury sebagai bentuk respons terhadap serangan di wilayah Arad.
-
Tokoh oposisi menuding kebijakan perang sengaja diperpanjang guna kepentingan mempertahankan kekuasaan politik domestik.
Suara.com - Situasi keamanan di Timur Tengah, perang Irak vs Amerika Serikat - Israel, kini memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan bagi stabilitas dunia.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka meminta bantuan internasional untuk meredam kekuatan militer Teheran.
Langkah ini diambil karena ia memandang kemampuan persenjataan lawan sudah melampaui batas wilayah regional saja.
Netanyahu memberikan peringatan serius bahwa jangkauan proyektil mereka kini sanggup menyentuh daratan Benua Biru.
Hal tersebut disampaikan sang pemimpin saat mendatangi titik jatuhnya rudal di kawasan pemukiman Arad.
Dalam kesempatan itu ia mengajak para tokoh global untuk segera mengambil tindakan kolektif yang nyata.
Israel secara resmi memperkenalkan misi tempur mereka yang dikenal dengan nama Operation Roaring Lion.
Strategi pertahanan tersebut juga kerap disebut sebagai Epic Fury dalam berbagai koordinasi militer tingkat tinggi.
Netanyahu menegaskan bahwa semua negara kini berada dalam radar ancaman yang sama dari pihak lawan.
Baca Juga: Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
"Mereka memiliki kapasitas untuk menjangkau jauh ke dalam Eropa. Mereka menempatkan semua orang dalam sasaran mereka," ujar Netanyahu melansir The Jerusalem Post.
Rentetan ledakan yang terjadi dalam dua hari terakhir dianggap sebagai bukti validitas ancaman tersebut.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa dampak dari aktivitas militer ini sudah menyentuh level eskalasi global.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa beberapa proyektil jatuh di area yang berdekatan dengan lokasi suci Yerusalem.
Insiden akhir pekan tersebut telah mengakibatkan puluhan warga sipil mengalami luka-luka serta kerusakan bangunan.
Meskipun banyak properti yang hancur namun dilaporkan tidak ada korban jiwa yang meninggal dalam peristiwa itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan
-
Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya
-
Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934
-
Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku
-
Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman
-
5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari
-
Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source
-
Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton
-
Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran
-
6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka