- Kebakaran terjadi pada rumah tinggal di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin malam, 23 Maret 2026.
- Insiden dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.39 WIB ketika pemilik baru saja kembali dari perayaan Idulfitri.
- Dinas Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan 40 personel dengan delapan unit untuk memadamkan api hingga pukul 22.23 WIB.
Suara.com - Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah tinggal milik warga di kawasan Kembangan, Jakarta Barat pada Senin (23/3/2026) malam.
Si jago merah mengamuk di kediaman yang berlokasi di Jalan Kembang Kerep, RT 5 RW 2 Meruya Utara, Kembangan.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengonfirmasi bahwa rumah tersebut terbakar saat ditinggal pemiliknya merayakan Idulfitri bersama sanak saudara.
"Sekitar pukul 21.39 WIB, pemilik rumah baru saja kembali pulang sehabis berlebaran. Ketika akan membuka pintu, melihat api dari ruang tamu sudah membesar dan menyambar ke ruangan lainnya," papar Syaiful.
Melihat kondisi huniannya yang mulai dilalap api, pemilik rumah pun segera bergegas mencari bantuan petugas pemadam kebakaran.
Pihak Gulkarmat Jakarta Barat merespons cepat laporan tersebut dengan menerjunkan delapan unit armada yang didukung 40 personel di lapangan.
Petugas mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 21.46 WIB guna melokalisir perambatan api ke bangunan sekitar.
Setelah berjibaku dengan api selama kurang lebih 40 menit, petugas akhirnya berhasil memadamkan kebakaran secara total pada pukul 22.23 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan dalam musibah kebakaran di pemukiman padat tersebut.
Baca Juga: Renungan Jujur Pasca Lebaran: Euforia Usai, Makna Apa yang Tertinggal?
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api yang menghanguskan bagian rumah tersebut masih ditelusuri.
Berita Terkait
-
Renungan Jujur Pasca Lebaran: Euforia Usai, Makna Apa yang Tertinggal?
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Hindari Macet, Kapan Waktu Terbaik Berangkat Arus Balik agar Sampai di Jakarta Pagi Hari?
-
5 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami Setelah Lebaran
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati