- Pemprov DKI Jakarta mengadakan halalbihalal Idul Fitri 1447 H pada Rabu (25/3/2026) dihadiri 2.000 lebih ASN.
- Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta menghadiri acara bersama ribuan aparatur sipil negara di Balai Kota Jakarta.
- Skema kerja fleksibel WFH/WFA masih berlaku dua hari setelah halalbihalal sesuai aturan Pemprov DKI Jakarta.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara halalbihalal Idul Fitri 1447 Hijriah bersama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Balai Kota Jakarta. Kegiatan itu dihadiri lebih dari 2.000 pegawai yang datang langsung usai masa libur Lebaran.
Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung serta Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno.
“Hari ini pemerintah DKI Jakarta mengadakan acara halalbihalal dalam rangka Idul Fitri 1447 bersama dengan ASN di DKI Jakarta. Dari box yang disiapkan 2000 lebih habis, artinya 2000 lebih orang hadir pada hari ini,” ujar Pramono usai acara di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Meski ribuan ASN sudah kembali hadir secara langsung, Pemprov DKI masih membuka skema kerja fleksibel sesuai arahan pemerintah pusat.
Pramono menegaskan, kebijakan work from anywhere (WFA) dan work from home (WFH) masih berlaku dalam beberapa hari ke depan, mengingat masa transisi pascalibur Lebaran belum sepenuhnya berakhir.
“Sesuai dengan apa yang menjadi arahan pemerintah pusat mengenai work from everywhere, work from home, Pemerintah DKI Jakarta akan menjalankan sesuai dengan ketentuan yang diatur pada waktu itu,” jelasnya.
Ia menambahkan, masih ada dua hari tersisa bagi ASN untuk memanfaatkan kebijakan tersebut.
“Masih ada dua hari lagi pelaksanaan itu dilakukan, sesuai dengan surat edaran gubernur. Maka untuk para ASN DKI Jakarta yang belum incas secara langsung di office, mereka bisa memanfaatkan itu,” kata dia.
Sebelumnya, Pemprov Jakarta menerapkan kebijakan WFA (Work from Anywhere) maksimal 50 persen bagi ASN pada 16-17 April 2024 dan 25-27 Maret 2026 (pasca Lebaran) untuk mengurai kepadatan arus balik.
Baca Juga: Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
Kebijakan itu ditetapkan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal. Dalam Surat Edaran Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatur ASN yang bekerja dari luar kantor tetap wajib menjalankan disiplin kerja, termasuk presensi secara daring dua kali sehari.
Presensi daring dilakukan melalui aplikasi resmi pemerintah sebanyak dua kali sehari, yakni pagi pukul 06.00-08.00 WIB dan sore pukul 16.00-18.00 WIB.
Selain itu, aturan jam kerja tetap diberlakukan. Untuk periode 16-17 Maret, akumulasi jam kerja ditetapkan 7,5 jam per hari. Sementara pada 25-27 Maret, jam kerja menjadi 8,5 jam per hari.
Tag
Berita Terkait
-
BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini
-
Jakarta Lengang, Saleh Husin dan Pramono Anung Gowes 60 Km Bakar Lemak Usai Libur Lebaran
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'