- Iptu Nur Alim, Kapospam Tugu, meninggal dunia saat bertugas pada Rabu (25/3/2026) siang diduga karena kelelahan.
- Almarhum yang merupakan Kanit Lantas Polsek Gedongtengen telah bertugas aktif di pos sejak 13 Maret 2026.
- Korban ditemukan pingsan di Pospam Tugu dan segera dibawa ke rumah sakit setelah mendapat laporan warga.
Suara.com - Personel Polresta Yogyakarta, Iptu Nur Alim, dilaporkan meninggal dunia saat sedang menjalankan tugas sebagai Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Tugu, Rabu (25/3/2026) siang.
Sosok yang menjabat sebagai Kanit Lantas Polsek Gedongtengen tersebut mengembuskan napas terakhir diduga usai mengalami kelelahan fisik saat bertugas pada pengamanan libur Lebaran atau dalam Operasi Ketupat Progo 2026.
PS Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa almarhum ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sekitar area pos penjagaan.
"Di sini kita akan memberitakan terkait berita duka yang di mana Kapospam Tugu, Iptu Nur Alim, meninggal dunia waktu berdinas sekira pukul 11:40 WIB di pertigaan utara Pospam. Karena belianya diduga kelelahan dan mungkin sakit," kata Anton saat dikonfirmasi, Rabu siang.
Kejadian bermula ketika seorang pemilik warung di pertigaan utara Pospam Tugu melaporkan adanya petugas yang pingsan kepada personel kepolisian lainnya di pospam.
Upaya pertolongan segera dilakukan dengan mendatangkan tim Dokkes Polresta Yogyakarta ke lokasi kejadian sebelum akhirnya korban dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, Iptu Nur Alim telah menunjukkan gejala penurunan kondisi kesehatan sejak satu hari sebelumnya.
"Sehari sebelumnya memang mengeluh terkait kondisi badan beliau karena mungkin kelelahan, diduga sempat masuk angin," kata dia.
Disampaikan Anton, Iptu Nur Alim telah bersiaga di Pospam Tugu secara berturut-turut sejak tanggal 13 Maret 2026.
Baca Juga: Bos OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia, Sosok di Balik Revolusi Industri Konten Dewasa
Selama bertugas sebagai Kapospam, almarhum dikenal sangat aktif melakukan pengaturan lalu lintas dari pagi hingga tengah malam.
"Dia (Nur Alim bertugas) dari tanggal 13 Maret 2026 sampai saat ini 25 Maret 2026. Beliau aktif di sini sampai jam 12 malam dari pagi. Tiap hari masuk terus," paparnya.
Pihak kepolisian menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada keterangan medis detail mengenai penyebab pasti kematian. Namun indikasi kuat mengarah pada faktor kelelahan.
Berita Terkait
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Bos OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia, Sosok di Balik Revolusi Industri Konten Dewasa
-
Total Tarif Tol Yogyakarta-Jakarta pada Arus Balik Lebaran 2026, Sampai Rp1 Juta?
-
KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!