- Menteri Sosial Gus Ipul menemukan 2.708 pegawai Kemensos absen tanpa keterangan usai cuti bersama Idul Fitri.
- Temuan ini didapatkan saat evaluasi internal di kantor pusat Kemensos Jakarta pada Rabu, 25 Maret.
- Gus Ipul mewajibkan 2.708 pegawai yang absen tanpa keterangan untuk mengikuti apel pembinaan keesokan harinya.
Suara.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menemukan ribuan pegawai di lingkungan Kementerian Sosial tidak masuk kerja tanpa keterangan pada hari pertama bekerja usai cuti bersama Idul Fitri 1447 H.
Temuan itu didapat setelah dilakukan evaluasi internal melalui rapat dinas yang digelar sebelum inspeksi mendadak (sidak) di kantor pusat Kemensos di Jakarta, Rabu (25/3) siang tadi.
Dari total 46.090 ASN Kemensos di seluruh Indonesia, sebanyak 2.708 orang, atau 5 persen di antaranya, tercatat tidak hadir tanpa keterangan apa pun, meski masih diberlakukan sistem work from anywhere (WFA) hari ini.
“Jadi ini tanpa keterangan tidak ada izin, tapi juga tidak absen. Ada 2.708 pegawai, cukup besar yang tanpa keterangan ini. Tentu Pak Sekjen beserta staf akan mendalami mengapa mereka tanpa keterangan,” ujar Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial.
Data tersebut muncul di tengah penerapan pola kerja fleksibel di Kemensos.
Dari total pegawai, hanya 3.683 yang bekerja dari kantor (work from office), sementara 5.071 bekerja dari mana saja (work from anywhere) dan 34.284 menjalankan skema flexible working arrangement.
Meski sistem kerja fleksibel diberlakukan, angka ketidakhadiran tanpa keterangan tetap menjadi sorotan. Sebagai tindak lanjut, Gus Ipul mewajibkan seluruh pegawai yang tercatat absen tanpa keterangan untuk mengikuti apel pembinaan.
“Untuk itu kepada 2.708 orang yang sudah tercatat nama dan niknya semuanya wajib mengikuti apel besok jam 10 pagi dalam rangka pembinaan untuk mereka yang tidak hadir pada hari ini tanpa keterangan,” tegasnya.
Selain soal kehadiran, Gus Ipul juga menyinggung potensi pelanggaran lain di masa pasca lebaran, termasuk risiko gratifikasi. Kendati begitu, hingga saat ini, ia memastikan belum ada laporan yang masuk.
Baca Juga: Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!