News / Nasional
Kamis, 26 Maret 2026 | 09:26 WIB
Gerbang Tol Cikampek pada Rabu malam (18/3/2026) di musim libur Lebaran 2026. [Antara]
Baca 10 detik
  • Kakorlantas sebut empat puluh dua persen pemudik belum kembali ke Jakarta.
  • Polisi siagakan personel antisipasi lonjakan arus balik susulan menuju Jakarta.
  • Arus balik dikelola melalui skema KRYD meski Operasi Ketupat resmi berakhir.

Suara.com - Sebanyak 42 persen pemudik Lebaran 2026 tercatat belum kembali ke Jakarta hingga Kamis (26/3/2026) dini hari. Data dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri ini mengindikasikan bahwa pergerakan arus balik masih terus berlangsung dan belum mencapai puncaknya secara keseluruhan.

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa sisa pergerakan pemudik tersebut saat ini masih dalam penanganan intensif petugas di lapangan.

“Masih ada 42 persen yang belum masuk ke Jakarta. Hal ini tetap kami kelola dengan baik,” ujar Agus di Simpang Lima, Semarang, Kamis (26/3/2026).

Meskipun Operasi Ketupat telah resmi berakhir pada pukul 24.00 WIB semalam, pengamanan di jalur mudik tetap dilanjutkan melalui skema Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi lonjakan arus balik susulan dari berbagai daerah.

Personel kepolisian tetap disiagakan di sejumlah titik strategis, termasuk ruas jalan tol dan jalur arteri, guna menjaga kelancaran lalu lintas.

"Seluruh anggota tetap berada di lapangan untuk melakukan antisipasi," tegas Agus.

Mengingat masih tingginya angka warga yang belum kembali, arus balik menuju ibu kota diperkirakan akan terus bergerak dalam beberapa hari ke depan. Agus pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan waktu perjalanan kembali dengan matang agar terhindar dari kepadatan lalu lintas yang ekstrem.

Load More