- Pada Sabtu (28/3/2026), total 52.961 penumpang tiba di Daop 1 Jakarta, melebihi 28.280 keberangkatan.
- Stasiun Pasar Senen menjadi lokasi kedatangan terbesar dengan 18.788 penumpang, disusul Stasiun Gambir 15.439 orang.
- KAI Daop 1 Jakarta terus memantau pergerakan data penumpang yang sifatnya dinamis seiring penjualan tiket.
Suara.com - Ribuan penumpang kereta api memadati berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta pada Sabtu (28/3/2026).
Berdasarkan data terbaru, volume kedatangan penumpang ke Jakarta terpantau jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah keberangkatan.
"Total penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 mencapai angka 52.961 orang," ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com hari ini.
Sementara itu, volume keberangkatan penumpang dari Jakarta pada hari yang sama tercatat sebanyak 28.280 orang.
Stasiun Pasarsenen menjadi titik paling sibuk untuk arus kedatangan dengan mencatatkan angka sebanyak 18.788 penumpang yang turun di sana.
Di posisi kedua, Stasiun Gambir turut diserbu oleh 15.439 penumpang yang memadati area peron hingga pintu keluar stasiun.
Tidak hanya stasiun besar di Jakarta, Stasiun Bekasi juga mencatat volume kedatangan yang cukup signifikan yakni sebanyak 8.320 penumpang.
Stasiun Jatinegara dan Stasiun Cikarang masing-masing melayani kedatangan sebanyak 4.975 dan 2.790 orang dalam satu hari.
Untuk rincian volume keberangkatan, Stasiun Pasarsenen tetap mendominasi dengan memberangkatkan sebanyak 13.832 penumpang ke berbagai daerah.
Baca Juga: Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini
Stasiun Gambir menyusul di urutan berikutnya dengan catatan keberangkatan sebanyak 9.224 orang.
Angka keberangkatan dari Stasiun Bekasi juga memberikan kontribusi besar dengan total 6.478 penumpang yang memulai perjalanan mereka dari sana.
Franoto menekankan bahwa seluruh data yang disampaikan mengenai volume penumpang tersebut merupakan data dinamis.
"Akan berubah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung," tuturnya.
KAI Daop 1 masih Jakarta terus memantau pergerakan penumpang di seluruh stasiun guna memastikan kelancaran arus keberangkatan maupun kedatangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook