- Presiden Trump mengejek Putra Mahkota MBS pada Maret 2026, mengklaim MBS tunduk pada pengaruh Amerika Serikat.
- Pernyataan tersebut disampaikan di tengah konflik AS-Israel melawan Iran, di mana negara Teluk mendukung Washington.
- Trump mengkritik keras NATO karena tidak membantu, menilai kontribusi negara Arab lebih besar daripada sekutu Eropa tersebut.
Ia menekankan loyalitas mereka dengan menambahkan bahwa mereka “bersama kita … mereka bersama kita”.
Menariknya, meskipun Trump menggambarkan negara-negara ini sebagai mitra aktif, secara resmi negara-negara Teluk tetap menunjukkan sikap hati-hati di depan publik.
Mereka khawatir akan risiko pembalasan langsung dari Iran dan dampak ekonomi yang lebih luas, terutama gangguan pada infrastruktur energi dan Selat Hormuz.
Namun, laporan media menunjukkan bahwa di balik layar, UEA dan Arab Saudi mungkin mendorong Trump untuk terus melumpuhkan kemampuan militer Iran.
Kritik Keras Terhadap NATO
Dalam kesempatan yang sama, Trump secara tajam membandingkan kontribusi negara-negara Teluk dengan sekutu tradisional AS di Eropa. Ia menyatakan kekecewaannya terhadap NATO yang dianggapnya pasif dalam konflik terbaru ini.
“Kami sangat kecewa … dengan NATO. Mereka tidak datang membantu kami,” cetusnya.
Ia menilai bahwa negara-negara Arab telah berbuat lebih banyak "dalam segala kejujuran … lebih dari NATO".
Trump juga mengaitkan keselarasan politik ini dengan hubungan ekonomi yang kuat, menunjuk pada komitmen investasi Saudi dan kesepakatan pertahanan.
Baca Juga: Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif
Ia juga mendesak Riyadh untuk segera bergabung dalam Abraham Accords guna memperkuat stabilitas regional.
“Sekarang saatnya … kita sekarang telah mengeluarkan mereka … kita harus masuk ke dalam Abraham Accords,” tegasnya.
Ambisi Menjadi Tokoh Perdamaian Dunia
Menutup pidatonya, Trump mengungkapkan ambisinya untuk dikenang sebagai "pembawa damai yang hebat".
Ia mengklaim bahwa dirinya telah "menyelesaikan delapan perang" dan merasa layak menerima Hadiah Nobel Perdamaian.
Salah satu klaim yang ia ulangi adalah intervensinya dalam meredakan ketegangan antara dua kekuatan nuklir Asia Selatan.
“Saya bahkan menghentikan India dan Pakistan … mereka sedang bertikai … Saya berkata, jika Anda terus berperang, saya akan mengenakan tarif 250 persen pada masing-masing … 'baiklah, kami tidak akan berperang lagi',” pungkas Trump.
Berita Terkait
-
Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif
-
Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump
-
Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif
-
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
-
Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno