- Israel dan AS sedang mendiskusikan rencana pembangunan pangkalan militer AS di wilayah Israel berdasarkan laporan media setempat.
- Usulan ini mencakup opsi relokasi fasilitas militer AS dari lokasi lain di kawasan Timur Tengah yang masih dibahas.
- Pembahasan ini terjadi di tengah konflik yang memanas pasca serangan udara AS dan Israel pada 28 Februari 2026.
Suara.com - Israel dan Amerika Serikat dikabarkan tengah membahas rencana pembangunan pangkalan militer AS di wilayah Israel. Informasi ini dilaporkan oleh media setempat pada Minggu (29/3/2026).
Menurut laporan Channel 12, pihak Israel mengajukan usulan pembangunan pangkalan tersebut, termasuk opsi relokasi fasilitas militer AS dari kawasan lain di Timur Tengah.
Namun hingga kini, belum ada keputusan final terkait rencana tersebut karena masih dalam tahap pembahasan antara kedua negara di tengah situasi konflik dengan Iran.
Belum terdapat pernyataan resmi dari pemerintah Israel maupun Amerika Serikat mengenai kabar tersebut.
Konflik di kawasan Timur Tengah sendiri masih berlangsung sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke Israel serta sejumlah lokasi yang menjadi basis aset militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.
(Antara)
Berita Terkait
-
Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
IHSG Melemah di Awal Pekan Saat Perang AS-Iran Memanas, Cek Saham-saham Rekomendasi
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi
-
Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran
-
Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar
-
Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu
-
Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng
-
Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel
-
Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB
-
Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota
-
Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian
-
AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan